GridOto.com - Belum lama ini viral kejadian penusukan yang dilakukan debt collector ke nasabahnya di wilayah Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.
Diketahui peristiwa ini terjadi pada 17 April 2026 lalu.
Rekaman yang beredar memperlihatkan situasi menegangkan saat korban dipepet oleh seseorang sebelum akhirnya mengalami serangan menggunakan benda tajam di tengah jalan.
Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri, membenarkan insiden tersebut.
Ia menjelaskan bahwa peristiwa itu sebenarnya terjadi April lalu, meski baru menjadi sorotan publik setelah videonya viral.
Meski penyebaran video baru ramai beberapa waktu terakhir, polisi menyebut proses penanganan kasus telah berjalan lebih dulu.
Melansir Wartakota, saat ini penyidik dikabarkan sudah mengetahui identitas pelaku.
Berdasarkan informasi sementara, terduga pelaku yang diduga bekerja sebagai penagih utang atau debt collector bank keliling diketahui berada di salah satu wilayah di Pulau Sumatera.
Baca Juga: Geger Agya Merah Dibawa Paksa 4 Debt Collector Siang Bolong, Kalimat Pelaku Bikin Geger
Aparat kepolisian masih terus melakukan pencarian untuk menangkap yang bersangkutan.
Selain fokus memburu pelaku, penyidik juga masih menelusuri secara rinci awal mula kejadian. Dugaan sementara menyebut insiden dipicu perselisihan terkait penagihan utang.
Hasil pendalaman awal menunjukkan korban memiliki tunggakan sekitar Rp 5 juta yang belum dibayar selama beberapa bulan.
Persoalan tersebut diduga memicu adu mulut yang kemudian berujung pada tindakan kekerasan.
Dari pemeriksaan sementara, korban bernama Muhammad Zakaria mengalami luka tusuk pada bagian lengan, tepatnya di area bisep.
Polisi menyebut korban terkena satu tusukan, sementara jenis senjata yang dipakai pelaku masih dalam proses penyelidikan.
Saat kejadian berlangsung, Muhammad Zakaria diketahui sedang mengendarai motor bersama istrinya di kawasan Jalan Sungai Tiram, Marunda.
Aksi penusukan itu terjadi di hadapan warga sekitar yang kemudian berusaha memberikan pertolongan.
Baca Juga: Debt Collector Bikin Emosi, Permainkan Damkar Sleman Buat Laporan Darurat Palsu
Setelah melakukan aksinya, pelaku yang disebut mengenakan jaket oranye langsung meninggalkan lokasi.
Sementara video kejadian yang memperlihatkan korban terluka dan suasana kepanikan warga kemudian menyebar luas di media sosial.
Kasus ini kembali memunculkan perhatian terhadap metode penagihan utang di lapangan yang dinilai sebagian masyarakat kerap disertai tekanan hingga tindakan intimidatif.
Di sisi lain, aparat memastikan penyidikan terus berjalan melalui pemeriksaan saksi serta pengumpulan bukti tambahan guna mengungkap seluruh fakta dalam perkara tersebut.