GridOto.com - Beredar foto struk pembelian BBM Pertamina yang seketika membuat tercengang.
Karena dalam struk tersebut tercantum harga asli Pertalite bukanlah Rp 10.000 seperti yang kita beli sekarang ini.
Tanpa ada subsidi dari pemerintah, harga asli Pertalite ternyata lebih mahal dari Pertamax 92.
Foto yang diunggah akun Instagram @cobisnis itu menunjukan pembelian BBM Pertalite tersebut berada di SPBU Tol Jakarta-Merak.
Pada lembar struk tertulis harga Pertalite non-subsidi sebesar Rp 16.088.
Harga tersebut kemudian disubsidi oleh pemerintah sebesar Rp 6.088, sehingga masyarakat hanya perlu membayar Rp 10.000 per liter.
Perekam video tersebut mempertanyakan mengapa harga Pertalite non-subsidi lebih tinggi dari Pertamax.
Baca Juga: Pertamina Tak Membantah, Ini Sebab Beberapa SPBU di Jakarta Ini Tidak Menjual Pertalite Lagi
Diketahui, saat ini harga Pertamax yang disebut-sebut sebagai BBM non-subsidi dibanderol Rp 12.300 per liter.
Menanggapi informasi tersebut, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan, harga Pertamax saat ini Rp 12.300 per liter adalah bukan harga keekonomian yang riil atau mengacu harga pasar.
"Melainkan harga terakhir yang berdasarkan kebijakan dan kordinasi pemerintah dengan Pertamina. Maka per 1 April, harga Pertamax tersebut tidak dilakukan penyesuaian harga dan masih tetap menggunakan harga Rp 12.300 per liter," ujar Roberth, saat dihubungi, (7/5/26) melansir Kompas.com.
Roberth menambahkan, istilah gampang yang bisa disubsidi pakainya.
Sebab, Pertamax adalah BBM non-subsidi.
"Tepatnya adalah selisih antara harga keekonomian atau harga pasar versus harga jual di SPBU ditanggung sementara oleh pemerintah," kata Roberth.
"Hal ini untuk tetap menjaga daya beli dan tetap berputarnya roda ekonomi masyarakat," ujarnya.
Namun, Roberth tidak menjawab ketika ditanya berapa harga asli dari Pertamax.
Dia hanya menyebutkan jenis BBM Pertamina lainnya memiliki selisih harga yang tidak jauh berbeda.
"Yang pasti (harga Pertamax) di atas itu. Logikanya begini, Pertamax, Pertamax Green, Pertamax Turbo, itu kan RON 92, 95, 98, yaa tipis-tipis lah beda harganya," katanya.