Ternyata Ini Penyebab Kinerja Sensor TPS Di Mobil Bekas Bermasalah

ARSN - Kamis, 7 Mei 2026 | 12:45 WIB

Ilustrasi sensor TPS pada mesin mobil bekas di throttle body

GridOto.com - Umumnya, tiap 10.000 kilometer sekali atau 6 bulan pemakaian mobil bekas kesayangan kalian harus membersihkan throttle body (TB).

Namun, masih banyak pemilik mobil yang mengacuhkan untuk membersihkan throttle body.

Throttle body yang terlalu kotor dan malas dibersihkan berkala akan ada akibat yang cukup serius.

Ini disampaikan oleh Andy Santoso pemilik Bengkel Mobil 77, yang mengungkapkan bahwa kotoran di TB yang enggak dibersihkan akan menyebabkan masalah di mobil.

"Efek paling ringan adalah tarikan mobil menjadi kurang responsif karena kotoran di throttle body yang mengganggu aliran udara yang masuk ke silinder," buka Andy di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.

ryan/gridoto.comv
Kotoran hitam pada bagian throttle body hilang setelah di semprot cairan cleaner

"Selain itu, throttle body yang enggak pernah dibersihkan juga akan mengganggu kinerja sensor TPS (Throttle Position Sensor) dan sensor lainnya," tambahnya.

Kotoran yang menempel di throttle body dan dibiarkan menumpuk bahkan bisa merusak bagian jeroan mesin.

Kotoran yang menempel bisa terisap ke mesin dan membuat bagian silinder menjadi cepat kotor bahkan menimbulkan kerak karbon.

Sebagaimana kita ketahui, kerak karbon yang semakin menumpuk akan berisiko terhadap kemampuan pembakaran mesin.

YANG LAINNYA