Bukan Rusak! Ini Alasan Baterai Mobil Hybrid Toyota Selalu di Bawah 100%

Ferdian - Senin, 4 Mei 2026 | 22:30 WIB

Toyota Veloz Hybrid EV

GridOto.com - Buat pengguna mobil hybrid, salah satunya Toyota Veloz Hybrid, untuk menggunakan mode listrik murni atau EV mode pastinya butuh beberapa persyaratan.

Selain kecepatan tertentu, hal yang harus diperhatikan adalah kondisi baterai.

Jika tidak memadai, maka mode EV tidak bisa bekerja.

Meski begitu, yang kerap jadi pertanyaan konsumen adalah mengapa indikator baterai tidak pernah terisi penuh (full) atau berada di posisi 100 persen.

Menjawab hal tersebut, Sapta Nugraha, Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, pernah memberikan penjelasannya.

Secara garis besar, Sapta menjelaskan indikator baterai pada panel instrumen memang tidak pernah menunjukkan kondisi penuh demi menjaga keawetan komponen tersebut.

Baca Juga: Ini Dua Kelebihan Teknologi REEV Changan Deepal S05 dibandingkan Mobil Hybrid Biasa

"Jangan khawatir jika melihat indikator pengisian High Voltage Battery Hybrid tidak sampai 100 persen. Hal tersebut normal karena baterai hybrid didesain tidak bisa terisi penuh," ujar Sapta melansir Kompas.com beberapa waktu lalu.

Menurutnya, kondisi ini diperlukan untuk menjaga kesehatan baterai (battery health) serta menyediakan ruang pengisian saat kendaraan melakukan regenerative braking (pengereman), deselerasi (melepas pedal gas), maupun saat melaju di jalan menurun.

Selain itu, pemilik mobil hybrid Toyota juga perlu memahami risiko jika terjadi masalah pada sistem elektrifikasi, seperti motor listrik yang rusak atau tidak berfungsi.

Jika hal tersebut terjadi, mobil hybrid tidak dapat dijalankan karena proses menghidupkan mesin membutuhkan bantuan motor listrik (MG1).

Namun, pemilik tidak perlu khawatir karena Auto2000 menyediakan layanan darurat Emergency Roadside Assistance (ERA) yang siaga 24 jam setiap hari.

YANG LAINNYA