GridOto.com - Terungkap biang keladi puluhan mobil mengalami pecah ban serentak di ruas tol Jagorawi, (30/4/26) sore.
Keterangan ini diungkap oleh Kepala Induk Tol Jagorawi, Kompol Akhmad Jajuli yang mengatakan, titik lokasi di KM 17 tol Jagorawi.
Akhmad sebut, penyebab pecah ban massal itu karena ada aspal yang mengelupas.
Ia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut, (30/4/26).
Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan adanya kerusakan jalan di titik sambungan jembatan yang sedang dalam proses penambalan.
"Jadi aspalnya mengelupas, ya toh? Mobil kencang blep namanya beda tinggi kan jedug, ya sudah gitu ya. Tadi semalam saya datang (sedang) ditambal," ungkap Akhmad Jajuli saat dihubungi, (1/5/26) melansir Kompas.com.
Menurut dia, lokasi tepatnya berada di Kilometer 17, sebelum arah Cimanggis atau menuju Gunung Putri, di sekitar sambungan jembatan.
"Jadi kalau dari Cibubur itu kan ada Chevron yang dari CCT, Chevron Cimanggis Cibubur itu, lewat lagi kan ada jembatan, ya itu di situ. Kilometer 17. Sebelum Cimanggis. Cimanggis kan kilometer 19," tuturnya.
Sementara sebelumnya, pihak Jasa Marga sudah turun tangan melakukan penelusuran penyebab.
Berdasarkan laporan awal, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17.40 WIB.
Baca Juga: Tragedi Ban Meledak Barengan di Tol Jagorawi, Jasa Marga Buka Suara
Sejumlah pengguna jalan melaporkan ban mobilnya tiba-tiba pecah saat melintas di titik tertentu ruas tol tersebut.
Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Alvin Andituahta Singarimbun menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna jalan akibat kejadian pecah ban tersebut," ujar Alvin di Jakarta, (1/5/26) dikutip dari GridOto.
Setelah menerima laporan, tim gabungan dari Jasamarga Metropolitan Tollroad bersama Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) dan Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan pengecekan.
Hasil pemeriksaan awal mengarah pada beberapa kemungkinan, mulai dari kondisi perkerasan jalan hingga dugaan adanya benda asing di jalan.
"Petugas kami langsung melakukan pemeriksaan di lapangan untuk mengidentifikasi penyebab pecahnya beberapa ban pengguna jalan," lanjut Alvin.
Sebagai langkah penanganan darurat, tim maintenance langsung melakukan penambalan sementara di titik-titik jalan yang terindikasi rusak.
Selain itu, pembersihan jalan juga dilakukan untuk mengantisipasi adanya benda tajam seperti paku atau serpihan yang bisa memicu pecah ban.
Tak cuma itu, layanan bantuan juga disiagakan. Petugas Mobile Customer Service dan derek dari JMTO turut menyisir ruas Tol Jagorawi untuk membantu pengguna jalan yang terdampak.
"Kami juga menyiagakan petugas untuk memberikan bantuan derek dan penggantian ban bagi pengguna jalan yang mengalami kendala," jelasnya.
Baca Juga: Pecah Ban Kena Lubang Jalan, Pengemudi Mobil Ini Malah Ditilang Rp 1,6 Juta
Sementara itu, Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Panji Satriya menambahkan pihaknya akan terus melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak terulang.
"Jasa Marga berkomitmen untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan selama melintasi jalan tol," tandas Panji.