GridOto.com - Mobil listrik butuh ban khusus untuk mendapatkan efisiensi biaya jangka panjang.
Beda dengan mobil biasa, PT Hankook Tire Sales Indonesia punya tiga tipe ban khusus mobil listrik.
Karena sejumlah studi menunjukkan ban pada mobil listrik dapat lebih cepat aus, sekitar 15–20% dibandingkan mobil konvensional.
Hal ini disebabkan oleh karakter EV yang lebih berat serta memiliki torsi instan yang lebih besar, sehingga beban kerja pada ban juga menjadi lebih tinggi.
Kondisi ini perlu mendapat perhatian agar pemilik mobil listrk tidak mengalami keborosan akibat pemilihan ban yang tidak sesuai.
Pemilihan ban yang sesuai dengan karakteristik menjadi hal penting dalam perhitungan total cost of ownership (TCO).
Artinya, penghematan biaya pada mobil listrik tidak hanya dilihat dari biaya pengeluaran untuk pengisian baterai, tetapi juga dari biaya lain seperti perawatan dan penggantian komponen dalam jangka panjang, termasuk ban.
Baca Juga: Lonjakan Mobil Listrik Makin Masif, Hankook Ingatkan Pentingnya Ban Tepat di Musim Hujan
Untuk menjawab tantangan tersebut, produk Hankook iON menawarkan solusi dengan teknologi i-Extreme Lightness yang dirancang khusus untuk karakteristik kendaraan listrik.
"Melalui Hankook iON, kami menghadirkan solusi yang tidak hanya mendukung performa, tetapi juga membantu pengguna mengelola biaya operasional secara lebih efisien dan menyeluruh, salah satunya melalui teknologi i-Extreme Lightness," ucap National Sales Manager Passenger Car Radial PT Hankook Tire Sales Indonesia (HTSI) Apriyanto Yuwono dari siaran resminya, (22/4/26).
"Teknologi ini membuat ban dan bobot kendaraan terasa lebih ringan serta menghasilkan hambatan gulir yang lebih rendah, sehingga baterai tidak cepat boros dan jarak tempuh kendaraan listrik dapat lebih maksimal5." beber Apri sapaan akrabnya.
Lebih lanjut Apri menjelaskan, Hankook iON sudah terbukti dapat memperpanjang usia tapak ban hingga sekitar 15% jika dibandingkan dengan penggunaan ban konvensional.
Dilengkapi dengan teknologi Pro Durable Compound, Hankook iON juga mampu meningkatkan jarak tempuh mobil listrik hingga maksimal 49%.
Tak hanya itu, Hankook iON juga dilengkapi dengan berbagai teknologi yang mendukung performa kendaraan listrik secara menyeluruh, antara lain:
- i-Sound Absorber, menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih senyap.
- i-Super Mileage, untuk membantu mengoptimalkan jarak tempuh.
- i-Perfect Grip, memberikan cengkeraman lebih baik dalam menghadapi karakteristik torsi instan pada mobil listrik.
Baca Juga: Hankook Gen3 Evo iON Jadi Andalan Pembalap Formula E di Sirkuit Ancol
Hankook iON hadir dalam beberapa lini produk yang disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya berkendara penggunanya.
Untuk mobil listrik berperforma tinggi (high-performance EV) dan didukung dengan tingkat mobilitas yang tinggi, iON evo AS dapat menjadi pilihan.
Sementara itu, untuk mobil listrik yang hanya dipakai di daerah perkotaan dengan kondisi lalu lintas yang padat sehingga frekuensi akselerasi dan deselerasi (stop and go) tinggi, iON GT menawarkan daya cengkram yang optimal.
Terakhir, terdapat iON ST AS cocok untuk SUV listrik, baik untuk penggunaan harian yang intens maupun perjalanan jarak jauh.
Selain pengembangan produk untuk mobil listrik, Hankook juga membuktikan eksistensinya di tingkat global melalui keterlibatan sebagai ban resmi ajang balap mobil Formula E lewat lini Hankook iON sejak tahun 2022.
Lewat ajang ini, Hankook iON telah teruji memiliki performa yang mumpuni, bahkan dalam kondisi berkendara yang ekstrem sekalipun.
"Teknologi yang dikembangkan di lintasan balap termasuk penggunaan material bio dan karet berkelanjutan serta ban yang dapat digunakan di berbagai kondisi cuaca, menjadi dasar dalam menghadirkan ban yang efisien, aman, dan relevan dengan kebutuhan transportasi masa depan," tandas Apriyanto.