Rentang ini cukup beririsan dengan harga Destinator yang saat ini dijual mulai Rp 397 juta hingga Rp 522,5 juta.
Dari sisi produk, Eksion dibangun di atas platform Wonder Flexible Modular Structure (WFMS), yang sebelumnya juga digunakan pada lini elektrifikasi Wuling.
“Wuling Eksion hadir sebagai SUV 7-seater pertama di Indonesia yang dilengkapi dengan pilihan teknologi EV dan Plug-in Hybrid,” jelas Aji Ibrahim, Product Planning Wuling Motors.
Secara desain, Eksion mengusung bahasa “Muscular Flowline Design” dengan ciri khas lampu berbentuk X di depan dan belakang.
Khusus varian PHEV mendapat sentuhan grille honeycomb, sementara versi EV tampil lebih clean dengan bumper aerodinamis.
Kaki-kaki menggunakan velg 18 inci serta didukung suspensi McPherson di depan dan multi-link di belakang.
Masuk ke kabin, nuansa modern langsung terasa lewat konfigurasi 7-seater dengan kombinasi warna walnut brown dan hitam.
Fitur kenyamanan terbilang lengkap, mulai dari ventilated seat, panoramic sunroof, hingga AC dengan PM2.5 filter yang menjangkau hingga baris ketiga.
Head unit 12,8 inci dipadukan panel instrumen digital 8,8 inci, serta sudah didukung wireless charging 50W.
Urusan performa jadi salah satu senjata utama.
Varian EV dibekali motor listrik 150 kW dengan torsi 310 Nm dan baterai 69,2 kWh, yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 530 km (CLTC).
Sementara versi PHEV mengombinasikan mesin 1.5L dengan motor listrik dan baterai 20,5 kWh, menghasilkan jarak tempuh listrik 125 km dan total lebih dari 1.000 km.
Tidak ketinggalan fitur keselamatan, mulai dari 6 airbag, ESC, hingga ADAS Level 2 yang mencakup adaptive cruise control, autonomous emergency braking, blind spot detection, hingga rear cross traffic alert.