GridOto.com - Saat ini hampir sebagian besar motor matic sudah tidak menggunakan kiprok.
Komponen canggih bernama Smart Generator Control Unit atau SGCU dihadirkan sebagai gantinya.
Secara sederhana, SGCU adalah gabungan dari kiprok dan juga ECU atau ECM di motor.
Meskipun jarang terjadi, SGCU pada motor juga bisa mengalami kerusakan.
Berikut beberapa penyebab yang bisa membuat SGCU di motor matic jebol atau rusak.
Baca Juga: Sekring Mobil Sering Putus? Bisa Jadi Tanda Masalah Kelistrikan
"Selain karena umur, kebanyakan kerusakan SGCU pada motor matic Honda dan Yamaha itu berasal dari spul, kabel body, relay dan aki yang bermasalah," buka Dicky Nurjaman, pemilik bengkel Garasi Aicky saat dihubungi GridOto pada Kamis (16/04/2026).
Salah satu kumparan di spul yang gosong ternyata dapat mempengaruhi umur SGCU.
"Dan kebanyakan SGCU rusak juga karena user (penggunanya) juga," kata Dicky.
"Spul audah gosong tidak diganti tetapi diakali sampai disambung-sambung soketnya. Ini yang memicu kerusakan pada SGCU," tambahnya.
Baca Juga: Harus Tahu, Ini Ciri-ciri Motor Bekas Pernah Punya Riwayat Masalah Kelistrikan
Selain itu, kerusakan SGCU juga bisa dari modifikasi komponen kelistrikan tanpa perhitungan.
"Pemasangan part aftermarket yang berhubungan dengan kelistrikan yang instalasinya kurang pas juga bisa merusak SGCU," tutur pria yang bengkelnya berada di Jalan Pabuaran Raya No.38, Cibinong, Bogor, Jawa Barat ini.
Misalnya pemasangan lampu tambahan yang asal main potong pada kabel yang memicu terjadinya korsleting dan merusak SGCU.
Makanya, agar SGCU di motor menjadi awet dan tidak berisiko rusak, perhatikan betul kesehatan komponen-komponen kelistrikan lain di motor kalian.