Lebih lanjut, Zuhri mengungkapkan banjir dipicu oleh hujan dengan intensitas deras yang melanda wilayah setempat sejak Rabu (15/4/26) malam.
Pihak kepolisian bersama TNI dan pemerintah kecamatan terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak.
"Penyebabnya karena hujan, di sini hampir setiap sore memang turun hujan, hingga akhirnya Sungai Cibanoang meluap," tuturnya.
Ia memastikan kondisi banjir di Desa Tanjungkerta kini sudah berangsur surut, tetapi petugas tetap disiagakan guna mengantisipasi cuaca buruk susulan.
Sementara itu, Plt Camat Kroya, Cahyandi menambahkan, banjir luapan Sungai Cibanoang ini juga merendam pekarangan rumah warga dan saluran irigasi.
Baca Juga: Di Luar Nalar, Xenia Hitam Nyangkut di Atas Selokan Tergencet Dua Tembok di Cianjur
Tak hanya itu, akses jalan menuju ke Desa Tanjungkerta, terutama di Blok Bangong dan jalan desa di Blok Rendong Desa Sukaslamet, juga sempat terputus terendam banjir.
Hingga saat ini, pendataan terkait dampak pasti dari banjir tersebut masih terus dilakukan.
Warga juga diimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati dengan cuaca buruk yang masih berpotensi melanda wilayah setempat.
"Kami berharap banjir ini segera surut sepenuhnya," tuturnya.