Ketua RT 11 RW 07 Gandaria Jadi Omongan, Beri GPS Gratis ke Motor Warga Pakai Dana Ini

Irsyaad W - Kamis, 16 April 2026 | 19:00 WIB

Imam Basori Ketua RT 11 RW 07, Gandaria Utara, Jakarta Selatan yang beri banyak inovasi di kampung yang dipimpinnya

GridOto.com - Ketua RT 11 RW 07, Gandaria Utara, Jakarta Selatan tengah menjadi omongan orang banyak.

Bukan gosip negatif, tapi inovasi positif yang dibuat Imam Basori atau akrab disapa Ibas (43) untuk warganya.

Mulai membuat gerbang kampung digital, dan kini memberikan Global Positioning System (GPS) tracker gratis ke motor warganya.

Ibas menjelaskan, perangkat GPS tersebut diberikan ke motor warga yang terdaftar untuk mencegah tindak pidana pencurian kendaraan.

"Jadi kami berikan ke masing-masing KK untuk satu motor. Tapi enggak mengakomodir semua sih, setidaknya ini bagian upaya kita untuk mencegah," kata Ibas ditemui di kediamannya, (14/4/26) melansir Kompas.com.

Ia menuturkan, pengadaan GPS ini menggunakan dana operasional RT yang ia terima sebesar Rp 2,5 juta.

Satu alat pendeteksi lokasi dibeli dengan harga berkisar antara Rp 350.000 hingga Rp 400.000.

Baca Juga: Teror Ngeri di Grogol Petamburan, Dikunjungi Komplotan Maling Motor Bersenjata Pistol

Hanifah Salsabila/Kompas.com
Imam Basori Ketua RT 11 RW 07, Gandaria Utara, Jakarta Selatan menunjukan pelacakan GPS yang sudah terpasang di motor warganya

Menurut dia, langkah ini diambil untuk menambah lapisan keamanan, mengingat maraknya kasus curanmor di Jakarta Selatan.

"Klaster luarnya itu gerbang. Nah klaster masuk rumah ya ini GPS, program lanjutan untuk antisipasi pencegahan curanmor,” kata dia.

Dengan alat tersebut, warga dapat melacak keberadaan motor mereka selama perangkat nirkabel itu terpasang.

Setelah satu bulan penerapan gerbang akses digital, Ibas mengklaim terjadi penurunan kebisingan dari kendaraan bermotor yang melintas di gang tersebut.

Ia berharap, dengan sistem pengamanan berlapis ini, warga dapat beristirahat lebih tenang tanpa gangguan keamanan dan ketertiban.

Ke depan, ia juga menargetkan pemanfaatan dana operasional RT untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

"Saya kepikirannya bikin EO (event organizer) karena kan suka ada yang bikin hajatan. Tapi ini masih rencana, belum pasti," ungkap dia.

Baca Juga: Sudah Tiga Kali Terjadi, Korban Teror Air Keras di Bekasi Mulai Toyota Fortuner Sampai Warga

Sebelumnya diberitakan, Ketua RT 11 RW 7 Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Imam Basori, menerapkan inovasi baru untuk memberikan keamanan warganya dari ancaman tindak pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Dia menggunakan dana operasional yang didapat dari Pemerintah Kota Jakarta Selatan untuk Ketua RT untuk membeli seluruh alat termasuk mesin tap kartu dan besi pagar.

"Jadi semua mandiri. Kami ngegergaji sendiri, motong sendiri, ngelas sendiri. Jadi semuanya tidak menggunakan vendor, tidak menggunakan jasa kontraktor khusus yang profesional," ungkap Ibas saat ditemui, (4/3/26) lalu.

Gerbang ini ditutup sejak pukul 00.00 WIB hingga 06.30 WIB dengan penjaga yang ditugaskan secara bergantian.

Setiap rumah dibekali satu kartu akses yang bisa digunakan.

Ibas berharap, seluruh lingkungan RW 7 dapat terkoneksi dengan gerbang ini untuk meningkatkan keamanan warga sekitar.

YANG LAINNYA