Mobil Cina Naik Kelas, Kini Ramaikan Segmen Premium di Indonesia

Naufal Shafly - Sabtu, 18 April 2026 | 07:26 WIB

Mobil listrik MPV mewah XPENG X9 raih gelar The Most Luxurious EV di GridOto Award 2025

GridOto.com – Brand mobil asal Cina kini mulai menunjukkan pergeseran strategi di pasar otomotif Indonesia.

Jika sebelumnya identik dengan mobil harga terjangkau, kini mereka mulai berani masuk ke segmen atas dengan banderol di atas Rp 800 juta.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah model premium dari pabrikan Cina sudah resmi hadir di Tanah Air.

Sebut saja Denza D9, Xpeng X9, Maxus Mifa 9, hingga roadster listrik MG Cyberster.

Panji Nugraha/GridOto.com
MG Cyberster meluncur di GIIAS 2024

Ada juga Zeekr yang kabarnya segera masuk ke Tanah Air melalui naungan Geely Auto Indonesia.

Masuknya model-model tersebut menandai perubahan arah strategi brand Cina.

Mereka saat ini tak lagi sekadar mengejar volume penjualan, tapi juga mulai membangun citra sebagai merek premium di Indonesia.

Salah satu kunci utama dari strategi tersebut adalah penguasaan teknologi kendaraan listrik.

Dibanding brand konvensional, pabrikan Cina dinilai lebih siap dalam pengembangan EV, sehingga bisa langsung bermain di segmen atas dengan menawarkan performa dan teknologi canggih.

Baca Juga: Penjualan Terus Bertumbuh, Ini Alasan Mobil Cina Laris Manis di Indonesi

Istimewa
Mobil Listrik Rasa Hotel, Denza D9 Mejeng Perdana di GIIAS Surabaya

Menariknya, meski bermain di kelas harga tinggi, pendekatan yang digunakan tetap mengusung konsep value for money.

Artinya, fitur yang ditawarkan tetap melimpah dengan teknologi terkini, namun harga masih relatif lebih kompetitif dibanding rival di segmen yang sama.

Salah satu merek mobil Cina di Indonesia yang dikenal dengan citra premium, Xpeng, menyebut setiap produk yang dijual di Tanah Air sudah melalui riset terkait kebutuhan pasar.

“Xpeng selalu terbuka terhadap peluang untuk memperluas line-up di Indonesia. Setiap model, kami evaluasi berdasarkan kebutuhan konsumen, kesiapan pasar, serta strategi produk jangka panjang,” jelas Hari Arifianto saat dihubungi GridOto.com beberapa waktu lalu.

Adapun segmen kendaraan listrik premium di Indonesia saat ini masih belum terlalu padat oleh pemain lama, sehingga memberi ruang bagi brand Cina untuk masuk lebih cepat dan agresif.

Dengan kombinasi strategi tersebut, bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan brand Cina akan semakin kuat, tidak hanya di segmen entry level, tetapi juga di kelas premium.

YANG LAINNYA