Selain itu, Great Wall Motor (GWM) juga tampil kuat, khususnya di segmen SUV dan ute (pickup).
Melansir CarNewsChina, sepanjang 2025, GWM mencatat kenaikan penjualan sebesar 23,4% dan menjadi salah satu pemain utama di segmennya.
Perlu diketahui, pasar mobil penumpang di Australia sangat bergantung pada impor setelah berakhirnya produksi lokal dari pabrikan besar.
Tanpa tarif impor serta tingginya minat pada SUV dan kendaraan niaga ringan, Australia menjadi pasar empuk bagi ekspansi merek global.
Konsumen Australia pun terbilang cepat menerima mobil asal China. Faktor harga yang lebih terjangkau, fitur teknologi yang canggih, serta tren elektrifikasi jadi alasan utama.
Dalam beberapa tahun terakhir, merek China makin agresif masuk ke Australia.
Baca Juga: Dubai Lumpuh Efek Konflik Timur Tengah, Ribuan Mobil China Tertahan
Sejak 2020, sudah ada sembilan brand baru yang meramaikan pasar, membuat totalnya kini lebih dari selusin. Beberapa nama yang cukup dominan antara lain MG, BYD, GWM, hingga Chery.
Dari sisi kendaraan listrik, penjualannya juga terus naik. Tahun lalu, total penjualan EV di Australia tembus 103 ribu unit, dengan kontribusi besar dari mobil buatan China.
Analis industri memprediksi, jika tren harga agresif dan teknologi terus berlanjut, pabrikan China berpotensi menguasai lebih dari 40% pasar mobil baru di Australia pada 2030.