GridOto.com - Pasar otomotif Australia mencatat perubahan besar-besaran.
Bagaimana tidak, hal ini terjadi setelah China untuk pertama kalinya melewati Jepang sebagai sebagai sumber impor kendaraan terbesar.
Berdasarkan data Federal Chamber of Automotive Industries (FCAI) yang dikutip Caixin, pergeseran ini terjadi pada Februari.
Impor mobil dari China mencapai sekitar 22.300 unit atau menguasai sekitar 25% pangsa pasar.
Angka tersebut melampaui Jepang dengan 21.600 unit, serta Thailand di angka 19.400 unit.
Capaian ini menjadi titik balik penting, mengingat Jepang telah mendominasi pasar impor otomotif Australia sejak 1998.
Perubahan ini juga mencerminkan pergeseran selera konsumen yang kini mulai condong ke kendaraan listrik dan opsi yang lebih terjangkau dari pabrikan China.
Lonjakan ini tak lepas dari meningkatnya popularitas mobil listrik (EV) dan plug-in hybrid (PHEV).
Baca Juga: Ada BBM Baru, Ilmuwan China Temukan Cara Olah Emisi Karbondioksida Jadi Bensin
Salah satu pemain yang mencuri perhatian adalah BYD, yang berhasil memanfaatkan tingginya minat terhadap EV harga kompetitif. Penjualannya melonjak hingga 160% menjadi 10.200 unit dalam dua bulan pertama tahun ini.