Kelemahan Ducati Ketahuan, Rival Mulai Unggul di Dua Hal Ini

Ferdian - Sabtu, 4 April 2026 | 14:00 WIB

Pecco Bagnaia

GridOto.com - Ducati, yang dikenal sebagai pelopor era aerodinamika modern di MotoGP, dinilai mulai kehilangan keunggulannya musim ini.

Hal tersebut diungkapkan Jorge Martin saat berbincang dengan rivalnya Francesco Bagnaia usai Sprint Race MotoGP Amerika Serikat.

Martin, yang menjadi satu-satunya pembalap dengan ban belakang medium, berhasil menyalip Bagnaia di lap terakhir dan meraih kemenangan perdananya bersama RS-GP.

Dalam perjalanan menuju podium bersama Pedro Acosta, ketiganya sempat berbincang santai.

Acosta sempat menanyakan insiden jatuh yang dialami Martin saat selebrasi.

Melansir Crash.net, Martin menjelaskan dirinya kehilangan kendali saat melakukan wheelie di gigi tinggi hingga akhirnya terjatuh dengan kecepatan sekitar 200 km/jam.

Obrolan kemudian beralih ke performa motor.

Baca Juga: Bagnaia Buka Suara Soal Ducati yang Lebih Anak Emaskan Marc Marquez

Martin secara terbuka menilai Ducati kini tidak sekuat sebelumnya di sektor aerodinamika.

“Kamu sekarang seperti kehilangan sesuatu… maaf ya. Terlihat dari aerodinamikanya.” ujar Joan Mir ke Bagnaia.

Meski begitu Bagnaia tidak menanggapi secara langsung, namun mengakui performa lawan khususnya dalam pengereman mengalami peningkatan signifikan.

“Saya sempat unggul 1,3 detik, lalu jadi 0,8 detik, dan di Tikungan 7 saya sudah bisa mendengar kamu,” kata Francesco Bagnaia.

“Kalian sekarang sudah meningkatkan kemampuan pengereman, benar-benar kuat.” tambahnya.

Dalam balapan utama hari Minggu, Bagnaia diketahui kembali mengalami kendala pada ban yang membuat performanya menurun, hingga finis di posisi ke-10 setelah sempat berada di lima besar.

Sementara itu, Martin berhasil finis kedua di belakang rekan setimnya, Marco Bezzecchi, yang sebelumnya gagal finis di Sprint.

Baca Juga: Pembalap Cidera, Ducati MX Team Indonesia Tunjuk Mohammad Zidane di FMSCT Thailand Motocross 2026

Acosta sempat kehilangan podium Sprint akibat penalti tekanan ban, namun mampu menebusnya di balapan utama dengan kembali meraih posisi tiga besar.

Di klasemen sementara, Bezzecchi memimpin dengan selisih tipis atas Martin, diikuti Acosta di posisi ketiga.

Sementara itu, pembalap VR46 Fabio di Giannantonio menjadi wakil Ducati terbaik di posisi keempat, disusul juara bertahan Marc Marquez di posisi kelima, dan Bagnaia di urutan kedelapan.

Ke depan, Acosta disebut-sebut berpotensi menggantikan posisi Bagnaia di Ducati pada musim 2027.

YANG LAINNYA