GridOto.com - Banyak yang menganggap kalau BBM yang disimpan terlalu lama akan mengalami kedaluwarsa.
Anggapan ini muncul karena kualitas BBM memang dapat berubah seiring waktu, terutama kalau penyimpanannya tidak dilakukan dengan cara yang benar.
Area Manager Communication, Relations, dan CSR Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan, menjelaskan kalau secara teori BBM tidak punya tanggal kedaluwarsa seperti produk konsumsi pada umumnya.
“Dalam praktiknya, Pertamina menyimpan BBM dengan standar operasional yang ketat, sehingga kualitasnya tetap terjaga,” ujarnya menukil Kompas.com.
Namun, kondisi berbeda bisa terjadi ketika BBM sudah berada di tangan konsumen.
Kualitas bahan bakar yang disimpan sendiri belum tentu tetap stabil, karena sangat bergantung pada cara dan tempat penyimpanan.
“Terkait kualitas BBM yang disimpan oleh konsumen, itu di luar kendali kami. Faktor seperti wadah, kondisi lingkungan, hingga penambahan zat tertentu bisa memengaruhi kualitasnya,” tambahnya.
Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM), Jayan Sentanuhady, menyebutkan bahwa BBM yang disimpan oleh pengguna umumnya masih bisa digunakan dalam rentang waktu 3 hingga 6 bulan, tergantung jenis dan kondisi penyimpanan.
Baca Juga: Strategi Nasional Jaga Ketahanan Energi dan Hemat BBM, Masyarakat Tenang
Menurutnya, bahan bakar yang mengandung campuran nabati, seperti biosolar atau etanol, cenderung lebih cepat mengalami penurunan kualitas.