Mudik-Balik 1.000 KM Lebih Naik Daihatsu Sirion, Irit Tembus 20 km/l

Rayhansyah Haikal Wishnumurti - Senin, 30 Maret 2026 | 18:27 WIB

Daihatsu Sirion setelah menuntaskan mudik Lebaran 2026.

GridOto.com - Daihatsu Sirion merupakan salah satu mobil baru hatchback yang punya konsumsi BBM irit.

Harganya tidak lebih mahal dari LCGC dan Small Hatchback lainnya, termurahnya memiliki banderol mulai dari Rp 236,35 juta.

Speknya juga upgrade signifikan dari hatchback LCGC, terutama dari dapur pacunya yang lebih potensial.

Meskipun mesinnya tidak sebesar Yaris atau City Hatchback, Sirion dapat mesin empat silinder 1.329 cc Dual VVT-i yang sudah tersertifikasi EEV di Malaysia.

Pada versi Indonesia, mesin 1NR-VE tersebut bisa melontarkan tenaga 95 PS dan torsi 120 Nm.

Rayhan Haikal/GridOto.com
Perjalanan mudik kali ini mencakup Jakarta-Yogyakarta, berkesempatan lewat Tol Fungsional Prambanan-Purwomartani.

Baca Juga: Hatchback Lega Buat Jarak Jauh, Segini Konsumsi BBM Daihatsu Sirion

Dipadukan dengan transmisi D-CVT, Sirion tawarkan konsumsi BBM yang irit pada hasil tes kami.

Konsumsi BBM-nya di rute Dalam Kota adalah 15,4 km/l, lalu 23,1 km/l di rute Kombinasi, dan di rute Tol 21,5 km/l.

Tapi pada musim mudik Lebaran kemarin (17-23/3), kami ajak Daihatsu Sirion jalan jarak jauh rute Jakarta-Semarang-Yogyakarta.

Total perjalanan yang ditempuh mencapai 1.183 kilometer, mencakup perjalanan di dalam kota Yogyakarta dan Ungaran serta Tol Trans Jawa.

Tentu saja pada perjalanan ini, skenarionya sangat berbeda dengan pengetesan standar GridOto.

Mobil diisi tiga penumpang dan barang ketika berangkat, dan pulang dengan empat orang penumpang plus barang.

Rayhan Haikal/GridOto.com
Pada hasil akhir, konsumsi BBM Daihatsu Sirion selama mudik mencapai 20,8 km/l.

Baca Juga: Hatchback Terjangkau, Ini Akselerasi Daihatsu Sirion VS Agya GR Sport

Untuk keamanan, empat ban Sirion sudah disesuaikan dengan standar pabrikan yaitu 31 PSI rata, serta mobil dikemudikan sewajarnya dengan kecepatan rata-rata 60-70 km/jam.

Hasilnya, ketika berangkat, kami bisa mencapai konsumsi BBM 22 km/l saat masih cruising di Tol Trans Jawa.

Tapi ketika sudah mencapai Semarang dengan jalan yang menanjak, konsumsi BBMnya turun ke 21,8 km/l.

Lalu ketika kami melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta, tol seksi Ungaran Bawen yang menanjak membuat rata-rata turun sampai 21,1 km/l.

Pada akhir perjalanan kembali ke Jakarta, konsumsi yang tercatat pada MID adalah 20,8 km/l.

YANG LAINNYA