GridOto.com - Ketegangan geopolitik global yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran, terutama di jalur vital seperti Selat Hormuz, sempat memunculkan kekhawatiran soal pasokan energi dunia.
Namun, jika dilihat dari struktur kebutuhan dan pasokan dalam negeri, kondisi energi Indonesia saat ini masih relatif terkendali.
Secara fundamental, kebutuhan minyak nasional memang jauh lebih besar dibandingkan kemampuan produksi domestik.
Konsumsi minyak Indonesia saat ini berada di kisaran 1,5 hingga 1,6 juta barel per hari.
Angka ini mencerminkan tingginya aktivitas ekonomi, terutama dari sektor transportasi dan industri yang menjadi penyumbang utama penggunaan BBM.
Di sisi lain, produksi minyak dalam negeri baru mampu menyuplai sekitar 600 ribu barel per hari.
Artinya, terdapat selisih yang cukup besar antara kebutuhan dan produksi, yakni mendekati 1 juta barel per hari.
Kesenjangan inilah yang kemudian harus ditutup melalui impor.
Mengutip berbagai sumber, jika ditarik dalam skala tahunan konsumsi BBM nasional tercatat sekitar 505 juta barel, sementara kapasitas produksi kilang domestik berada di kisaran 424 juta barel per tahun.
Baca Juga: Thailand Menyerah, Harga BBM Hampir Mirip Pertalite Meroket Jadi Rp 20 Ribuan Per Liter