Jalur fungsional yang sepanjang 12,225 kilometer tersebut akan dibuka secara gratis untuk membantu kelancaran arus kendaraan.
"Untuk jalur fungsional ini memang tidak bertarif, jadi kami berikan gratis karena memang jalur yang kita berikan ini memang masih fungsional ya, belum beroperasi penuh, jadi memang kami berikan secara gratis," papar Yhanni.
Ia menambahkan, jalur tersebut masih berada dalam tahap konstruksi sehingga pengguna jalan diminta tetap berhati-hati selama melintas.
Selain itu, pemudik juga diimbau memastikan kesiapan kendaraan serta kecukupan saldo kartu uang elektronik sebelum memasuki jalan tol.
"Jadi untuk melalui jalur fungsional, kami mengingatkan kepada pemakai jalan karena memang ini stasional memang masih dalam tahap konstruksi sebetulnya. Jadi kami berharap untuk kecepatan rata-rata di 40 kilometer per jam," kata dia.
Yhani menjelaskan, jalur fungsional Tol Prambanan-Purwomartani akan dioperasikan secara terbatas selama periode mudik Lebaran.
Baca Juga: Ingat Baik-baik, di Sini Lokasi Rest Area Tol Jogja-Solo Yang Dilengkapi SPKLU Mobil Listrik
"Jadi kami memulai untuk pengoperasian itu dari tanggal 16 sampai dengan tanggal 29 Maret 2026, mulai pukul 06.00 WIB pagi sampai dengan jam 18.00 WIB. Dan itu juga tergantung nanti dari diskresi dari Kepolisian untuk pengoperasian jalur fungsional tersebut," ujarnya.
Ia menambahkan, pengoperasian jalur tersebut bersifat satu arah dari arah GT Purwomartani menuju GT Prambanan.
Menurut dia, pembukaan jalur juga akan terus dikoordinasikan dengan pihak Kepolisian dengan mempertimbangkan kondisi kepadatan lalu lintas.
Selain membuka jalur fungsional, JMJ menyiapkan rest area fungsional untuk menunjang kenyamanan pemudik.
Rest area tersebut berada di KM 19 tepatnya di Ruas Kartasura-Prambanan dan dilengkapi sejumlah fasilitas pendukung.
"Jadi kami sudah siapkan untuk rest area ini ada toilet yang kami berikan tambahan jumlah titik untuk toilet itu ada 10, dan juga ada masjid yang kita siapkan untuk pemakai jalan yang akan mudik lebaran," beber Yhanni.
Selain itu, tersedia pula fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Baca Juga: Gak Sabar Pengin Coba, Tol Jogja-Bawen Mulai Bisa Dilintasi Tahun Depan
Sehingga jalan tol ini diklaim nyaman untuk dilintasi pengguna mobil listrik maupun konvensional.
Ia menambahkan, rest area tersebut juga akan menghadirkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menyediakan makanan dan minuman bagi pemudik.