GridOto.com - Bisa dimanfaatkan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta memberlakukan tarif khusus transportasi publik sebesar Rp 1 selama dua hari, yakni hingga Minggu (22/03/2026).
Salah satunya adalah transportasi Bus TransJakarta.
Diketahui kebijakan ini diambil untuk memeriahkan momen Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah sekaligus memudahkan mobilitas warga di ibu kota.
"Berlaku mulai hari ini dan besok," ujar Gubernur Jakarta Pramono Anung di Balai Kota, Jakarta Pusat melansir Kompas.com (21/03/2026).
Pramono menjelaskan bahwa kebijakan ini diberikan sebagai kado bagi masyarakat yang ingin beraktivitas dan berlibur di berbagai destinasi wisata Jakarta selama momen Lebaran.
Senada dengan Gubernur, Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno menyebut tarif Rp 1 ini pada hakikatnya merupakan layanan gratis bagi warga.
"Jadi selama dua hari, sebetulnya bahasanya gratis, cuma Pak Gubernur bilang satu rupiah," kata Rano.
Baca Juga: Mengenal Jalur Langit Bus TransJakarta, Melayang di Ketinggian 24 Meter Sejauh 9,3 Kilometer
Pemerintah Provinsi Jakarta berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini untuk mengunjungi berbagai tempat wisata tanpa terbebani biaya transportasi.
Fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan kebahagiaan warga yang merayakan Lebaran di Jakarta.
"Insya Allah selama dua hari Jakarta memberikan fasilitas kepada masyarakatnya minimal untuk bisa berlibur," jelas Rano.
Kebijakan tarif Rp 1 ini diprediksi akan meningkatkan jumlah pengguna angkutan umum massal menuju titik-titik keramaian seperti Monas, Ancol, hingga Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Terkait potensi lonjakan pengunjung di sejumlah objek wisata, Pramono menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai instansi terkait.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pengelola destinasi wisata telah disiagakan.
"Kita sudah melakukan koordinasi dan ini kan hal yang sudah berulang. Saya yakin pasti tidak ada sesuatu yang luar biasa lah karena memang sudah dikelola dengan baik," ucap Pramono optimis.
Masyarakat diimbau tetap menjaga ketertiban dan kebersihan selama menggunakan fasilitas transportasi publik serta saat berada di lokasi wisata guna kenyamanan bersama selama libur panjang Lebaran 2026.