GridOto.com - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa tengah menanggung beban cukup berat.
Ia mencoba sekuat tenaga menahan harga Pertalite dan Solar agar tidak lepas landas alias naik.
Purbaya memilih terus menahan harga kedua BBM Subsidi itu tidak melejit, meski harga minyak mentah dunia sempat meroket imbas konflik Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Menurut Purbaya, hingga saat ini pemerintah belum berencana menaikkan BBM subsidi meski kenaikan harga minyak mentah dunia sempat tembus di atas 100 dollar per barrel, atau melampaui asumsi APBN 2026 di kisaran 70 dollar per barrel.
Purbaya menegaskan, kenaikan harga minyak mentah dunia masih bisa diredam oleh APBN karena daya tahan fiskal pemerintah cukup kuat.
"Enggak, kita enggak akan naikkan harga BBM," kata Purbaya usai ditemui di Kementerian Koordinator Perekonomian, (16/3/26) menukil Kompas.com.
Purbaya menegaskan, pemerintah memastikan APBN akan terus berfungsi sebagai peredam tekanan atau shock absorber dari lonjakan harga minyak mentah dunia akibat konflik.
Baca Juga: Meski Harga Minyak Mentah Dunia Naik, Harga BBM Subsidi Tetap
Lebih lanjut, kata Purbaya, ketika harga minyak dunia naik dan langsung diteruskan ke harga BBM domestik, hal tersebut berpotensi memperlambat perekonomian serta memengaruhi daya beli masyarakat.
Karena itu, kenaikan biaya tersebut untuk sementara diserap terlebih dahulu oleh APBN dan pemerintah.