GridOto.com- Pasca perang Iran melawan Israel dan Amerika, harga minyak mentah dunia melambung.
Hari ini, harga minyak dunia di kisaran 107 USD per barel.
Bandingkan dengan harga sebelum perang atau di Februari 2026 yang berada di kisaran 65 USD per barel.
Terkait dengan kenaikan harga minyak mentah dunia ini pemerintah memastikan harga BBM subsidi seperti Pertalie tidak akan naik.
Bahlil Lahadalia menteri ESDM memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Indonesia tidak akan mengalami kenaikan hingga Hari Raya Idulfitri 2026 atau 1 Syawal 1447 Hijriah.
"Memang kalau kita melihat posisi harga minyak dunia sekarang sudah melampaui USD100 per barel. Ini adalah kondisi yang terjadi di global akibat dampak dari perang Iran versus Israel dan Amerika. Problemnya, kita sekarang bukan di stok. Stok, gak ada masalah, sudah ada semuanya. Kita itu sekarang tinggal di masalah harga," jelas Bahlil.
Menurut Bahlil, pemerintah saat ini tengah menyiapkan langkah-langkah komprehensif untuk mengantisipasi dampak fluktuasi harga energi global.
Ia juga meminta masyarakat tetap tenang karena pemerintah menjamin pasokan BBM tetap tersedia hingga Lebaran.
Baca Juga: Satgas Ramadan dan Idul Fitri 2026 Pertamina Resmi Beroperasi, Jaga Pasokan BBM dan LPG Aman
"Kami lagi meng-exercise untuk melakukan langkah-langkah yang komprensif," katanya.
Menurutnya, masyarakat tidak usah panik menyangkut dengan harga.
"Pasokan BBM terjamin dan Insya Allah gak ada kenaikan harga BBM untuk subsidi," ujarnya.
Meski tekanan harga minyak global meningkat, pemerintah Indonesia menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi dan menjaga stabilitas pasokan energi nasional agar tidak membebani masyarakat, khususnya pengguna BBM bersubsidi.