"Dengan gaya berkendara yang bijak tidak hanya memperpanjang usia pakai ban, tetapi juga meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara. Ingat, ban terawat adalah investasi keselamatan Anda di jalan," buka Oke dalam keterangan resminya.
Oke menjelaskan, salah satu penyebab utama ban cepat tipis adalah kebiasaan melakukan akselerasi dan pengereman mendadak.
Alasannya karena tarikan gas yang terlalu spontan akan memberikan tekanan putar berlebih pada ban belakang.
Efeknya akan terjadi gesekan terus-menerus yang meningkatkan suhu karet ban dan mengikis lapisannya secara perlahan.
Pun demikian dengan pengereman keras yang memaksa ban depan dan belakang bekerja ekstra keras menahan bobot motor serta pengendara.
Gesekan yang lebih luas saat mengerem mendadak inilah yang membuat suhu ban naik cepat dan mempercepat keausan.
Manuver yang terlalu agresif juga menjadi biang keladi ban cepat gundul di bagian samping.
Kebiasaan menikung dengan kecepatan tinggi dan sudut kemiringan yang ekstrem, terutama di permukaan jalan yang kasar, akan memberikan gesekan yang jauh lebih besar dibandingkan saat motor berjalan lurus.
Jika kebiasaan ini terus dilakukan, jangan kaget jika sisi samping ban kamu lebih cepat aus daripada bagian tengahnya.
Makanya, di keadaan sehari-hari lebih disaranakan untuk berkendara dengan tenang dan presisi.
Selain bikin ban lebih awet, cara berkendara yang tenang juga bikin konsumsi bensin lebih irit.
Terakhir, jangan lupa cek juga tekanan angin ya, karena ban kempis juga bikin gesekan ke aspal makin besar dan cepat gundul.