Enggak Cuma Kondisi Jalan, Ini 3 Penyebab Komstir Motor Cepat Oblak

Isal - Minggu, 22 Maret 2026 | 14:45 WIB

Penyebab komstir motor cepat rusak

2. Sering Menghantam Polisi Tidur

Kebiasaan menghantam polisi tidur dengan kecepatan tinggi juga dapat memperpendek usia komstir.

"Kemudian menghantam polisi tidur dengan kecepatan tinggi juga bikin komstir mudah rusak," kata Teguh.

Termasuk speedtrap atau peredam kejut kecil-kecil yang berada di jalan.

"Kalau speedtrapnya agak kasar juga berpengaruh terhadap umur komstir," kata Teguh.

Jakarta.tribunnews.co.
Ilustrasi pemotor yang hati-hati melewati speedtrap

3. Ban dan Suspensi

Menurut Teguh, kondisi ban dan suspensi berpengaruh terhadap umur komstir.

"Misalnya suspensi yang sudah downsize, karena saat terjadi hentakan akan langsung diterima oleh komstir," kata Teguh

Pasalnya saat downsize jarak main atau travel sokbreker depan jadi semakin singkat.

Kalau dibiarkan, getaran yang sebelumnya harus diredam oleh sokbreker malah menjalar ke area komstir. 

Isal/GridOto.com
Biaya servis sokbreker motor di bengkel spesialis

Tidak hanya itu, kondisi tekanan angin ban yang enggak sesuai ternyata berpengaruh ke usia komstir.

"Tekanan angin ban terlalu rendah itu berisko buat pelek jadi mudah peyang," kata Teguh.

"Sedangkant ekanan angin ban terlalu tinggi juga enggak bagus, efeknya ban jadi kurang meredam di jalan," tambahnya.

Menurutnya, hantaman yang diterima dari jalan akan berdampak langsung terhadap komstir.

"Efeknya umur komstir jadi kurang awet," tuturnya pria dari Wonogiri, Jawa Tengah ini.

YANG LAINNYA