GridOto.com - Bagi pengguna Mitsubishi Destinator yang masih melakukan perjalanan libur Lebaran, ada satu fitur yang bisa digunakan.
Mitsubishi Destinator dilengkapi fitur mode berkendara alias Driving Mode.
Driving Mode SUV 7-seater Mitsubishi ini bisa menambah pengalaman berkendara saat bepergian libur Lebaran melewati beragam kondisi jalan.
Setidaknya ada lima Driving Mode pada Mitsubishi Destinator yang mengatur setting mesin dan transmisi hingga ke traksi roda disesuaikan dengan kondisi jalan.
Lima pilihan yang bisa digunakan yaitu Normal, Wet, Gravel, Tarmac, dan Mud.
Baca Juga: Mitsubishi Destinator Praktis Untuk Mobil Keluarga, Punya Banyak Storage di Kabin
Mode Normal merupakan setting default dari ketiga variabel powertrain untuk penggunaan harian di jalan raya.
Ketika di perjalanan menghadapi hujan deras dengan permukaan jalan yang sangat basah, pemilik Destinator bisa menggunakan mode Wet.
Traksi roda ditingkatkan untuk meminimalisir ban slip dengan respons mesin dan transmisi yang lebih halus, kontrol traksi dan stabilitas berfungsi sepenuhnya.
Jadi menghadapi jalan yang basah untuk bermanuver bisa jauh lebih aman.
Masuk ke jalan pedalaman yang penuh bebatuan atau jalan berpasir, mode Gravel bisa dimanfaatkan sehingga kontrol traksi roda terhadap penyaluran tenaga yang lebih optimal bisa lebih maksimal pada permukaan jalan tersebut.
Kondisi lebih ekstrem ketika melewati jalan tanah atau berlumpur, mode Mud bisa dipilih.
Baca Juga: Ini Satu Fitur Berguna Di Mitsubishi Destinator 55th Anniversary
Dalam mode Mud kontrol traksi dibuat lebih sensitif dan menyeimbangkan antara grip roda penggerak kiri dan kanan supaya mobil tetap bisa melaju terhadap perbedaan tekstur dan kontur jalan tanah atau berlumpur.
Menghadapi ruas jalan yang kosong seperti di jalan tol atau jalan pegunungan berliku, di sinilah mode Tarmac sebagai mode paling maksimal bisa digunakan.
Sistem AYC (Active Yaw Control) akan berfungsi lebih maksimal dengan mengatur kinerja pengereman serta pembagian tenaga ke roda penggerak dibuat seimbang layaknya sedang mengemudi di trek sirkuit.
Performa mobil dipacu lebih maksimal tapi pengendalian tetap mudah untuk melakukan akselerasi sambil berbelok maupun melaju di kecepatan tinggi.