GridOto.com- Setelah mencuci mobil biasanya bodi langsung dikeringkan menggunakan kain lap.
Terlihat sederhana, namun cara dan alat yang kurang tepat justru bisa menimbulkan baret halus pada permukaan cat kendaraan.
Salah satu kesalahan yang masih sering dilakukan adalah menggunakan lap kanebo untuk mengeringkan bodi mobil setelah dicuci.
“Kanebo memang cepat menyerap air, tapi kalau ada pasir atau kotoran kecil yang menempel bisa ikut tergesek ke cat,” ujar Fajar Dwi Prasetyo, Business Development Diton PitStop.
Kotoran yang terperangkap di permukaan lap berpotensi menimbulkan gesekan saat digosokkan ke bodi mobil, Karena itu penggunaan kain mikrofiber lebih disarankan.
Baca Juga: Kenapa Warna Cat Mobil Lama Sulit Disamakan Saat Diperbaiki?
Serat mikrofiber dinilai lebih aman karena mampu mengangkat debu dan kotoran ke dalam celah kain.
Dengan begitu, kotoran tidak langsung bergesekan dengan permukaan cat mobil.
“Makanya lebih aman pakai kain mikrofiber, karena kotorannya bisa masuk ke sela kain, bukan langsung gesek ke cat,” lanjutnya.
Selain memilih kain yang tepat, teknik mengeringkan mobil juga perlu diperhatikan.
Baca Juga: Kapan Waktu Ideal Melakukan Poles Cat Mobil? Ini Rekomendasinya
Pengeringan sebaiknya tidak dilakukan dengan gerakan memutar karena berpotensi menimbulkan swirl mark pada cat.
Cara yang lebih aman adalah dengan menempelkan kain mikrofiber kering atau mengusapnya secara searah untuk menyerap sisa air di permukaan mobil.