GridOto.com- Sistem pendingin pada mobil berfungsi menjaga suhu mesin tetap stabil selama kendaraan digunakan.
Jika sistem pendingin tidak bekerja optimal, suhu mesin dapat meningkat dan berpotensi menyebabkan overheat.
“Kalau sistem pendingin semacam radiator gak optimal, mesin bisa cepat panas, performanya ikut menurun,” jelas Tri Yanto, pemilik bengkel Nano di Cibubur Point, Depok.
Kondisi mesin yang terlalu panas membuat proses pembakaran tidak berlangsung secara efisien.
Akibatnya, tarikan mobil bisa terasa lebih berat dibandingkan kondisi normal.
Baca Juga: Ini Tiga Penyebab Mesin Mobil Bekas Bisa Overheat Saat Mudik Lebaran
Selain itu, konsumsi bahan bakar juga bisa menjadi lebih boros.
“Mesin yang terlalu panas biasanya membuat kerja mesin tidak maksimal,” lanjutnya.
Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan sistem pendingin tidak bekerja dengan baik.
Salah satunya adalah kebocoran pada cairan pendingin atau coolant.
Baca Juga: Mesin Mobil Alami Overheat Bisa Bikin Turun Mesin, Ini Jawabannya
Jika jumlah coolant berkurang, kemampuan sistem pendingin dalam menyerap panas mesin juga ikut menurun.
Selain itu, komponen seperti termostat yang macet atau kipas radiator yang tidak bekerja juga dapat menghambat proses pendinginan mesin.
Karena itu, pengecekan sistem pendingin secara berkala penting dilakukan agar kinerja mesin tetap terjaga.