Gebrakan Dedi Mulyadi, Pinjamkan Toyota Alphard Buat Jadi Mobil Dinas Wali Kota Banjar

Irsyaad W - Rabu, 4 Maret 2026 | 11:30 WIB

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi

Dedi menilai, tidak ada persoalan apabila kendaraan dinas tersebut dipinjamkan demi kelancaran tugas pemerintahan.

Bahkan, ia menyampaikan pernyataan bernada santai terkait kebijakannya itu.

"Mobil saya kasih pinjam, kecuali pacar nggak akan dipinjamkan," ucapnya secara berseloroh.

Kebijakan meminjamkan kendaraan dinas ini sejalan dengan sikap Dedi sejak awal menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.

Ia sebelumnya telah mencoret sejumlah anggaran yang dinilai tidak prioritas, termasuk pengadaan mobil dinas baru.

Baca Juga: Agak Lain, Dedi Mulyadi Puyeng Dijatah Alphard, IONIQ 5 Sampai Mercy Sprinter, Endingnya Begini

Selain itu, anggaran untuk baju dinas hingga kunjungan luar negeri juga diputuskan untuk ditiadakan demi efisiensi belanja daerah.

"Misalnya anggaran baju dinas saya dihapus, anggaran baju dinas Gubernur Jawa Barat Rp 150 juta lebih dinolkan, anggaran kunjungan luar negeri Rp 1,5 miliar dinolkan, anggaran perjalanan dinas Rp 1,8 miliar disisain hanya Rp700 juta. Hilang hampir 40 persen," jelasnya.

Langkah efisiensi tersebut, menurut Dedi, merupakan bagian dari upaya penataan ulang prioritas anggaran agar lebih fokus pada kebutuhan masyarakat.

Tidak hanya mencoret anggaran, Dedi juga melakukan penataan ulang terhadap aset kendaraan dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Saat membedah inventaris di Gedung Pakuan, ia memilih mendistribusikan mobil dan motor dinas kepada Sekretaris Daerah, Kepala Biro hingga staf bagian umum.

Ia mengaku tidak memerlukan kendaraan dinas tambahan karena merasa cukup menggunakan kendaraan pribadinya untuk operasional sehari-hari.

YANG LAINNYA