“Segmentasi Rabbit and Wheels ini lebih ke fashion with function. Kami ingin memberikan produk yang menarik atau fashionable untuk dipakai berkendara, karena kami melihat rata-rata jaket riding di pasaran agak kaku dari segi desain, hanya bermain logo saja dan kurang eye-catching,” ujar Irvan kepada OTOMOTIF, Senin (19/1/2026).
Menurutnya, konsep tersebut juga muncul dari permintaan langsung para bikers yang ingin tetap tampil modis saat berkendara, baik untuk kebutuhan harian maupun hobi.
Dalam hal desain, Rabbit and Wheels tidak hanya mengikuti tren dunia otomotif, tetapi juga perkembangan fashion global.
Irvan menyebut bahwa saat ini arah desain produk mereka banyak terinspirasi dari tren visual modern yang mulai bergeser ke arah tipografi.
“Untuk kiblat desain, kami mengarah ke perkembangan dunia fashion. Sekarang era gambar visual sudah mulai bergeser ke typography.
Tapi selain mengikuti tren, tim R&D kami juga memikirkan fungsi produk dengan menyesuaikan iklim Indonesia,” tambahnya.
Terkait harga, Rabbit and Wheels menawarkan lini produk mereka dengan rentang harga beragam. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan kategori dan kebutuhan pengendara.
Untuk jaket kasual, harga dibanderol mulai Rp 490.000 hingga Rp 1.150.000. Sementara lini Motorsport Jacket berada di kisaran Rp 1.593.900 sampai Rp 2.079.000.
Untuk produk T-shirt, harganya mulai dari Rp 270.000 hingga Rp 400.000.
Baca Juga: Rabbit and Wheels Buka Toko Kedua di Bandung, Luncurkan Jaket New Combo Devise Teknologi Mesh 2.0