Sekring Sering Putus Jangan Diganti Lebih Besar, Ini Risikonya

Ryan Fasha - Sabtu, 28 Februari 2026 | 14:00 WIB

Sekring Mobil

GridOto.com - Semua sistem kelistikan yang ada di mobil pasti terdapat sekring sebagai komponen pengaman.

Komponen pengaman kelistrikan ini perannya penting untuk menjaga aliran listrik agar tidak terjadi korsleting.

Salah satu masalah yang terjadi adalah sekring mengalami putus terus menerus.

Saat terjadi sekring putus terus menerus menandakan ada yang enggak beres baik di perkabelan atau di komponen tersebut.

"Tapi banyak yang mengakalinya dengan mengganti sekring dengan ampere yang lebih besar," sebut Apre kepala mekanik bengkel AP Speed.

Rudy Hansend/GridOto
Sekring putus

Baca Juga: Mobil Terendam Banjir, Lakukan Ini Biar Kelistrikan Tetap Aman

"Cara ini sangat salah dan bisa menyebabkan korsleting lebih parah, bahkan rumah sekring bisa meleleh dan mempengaruhi sekring lainnya," jelasnya.

Hal ini dikarenakan arus listrik dipaksakan melebihi ampere yang sudah ditetapkan sehingga menimbulkan panas.

Panas ini yang menyebabkan rumah sekring bisa meleleh bahkan kemungkinan terburuk bisa memicu api.

Solusinya ya harus segera diperbaiki dan dicari tahu penyebab sekring bisa putus terus menerus.

Jangan sampai memaksakan pasang sekring dengan ampere lebih besar namun risikonya tinggi.

Nurul / GridOTo
Ilustrasi sekring motor bekas putus

Baca Juga: Harus Tahu, Ini Ciri-ciri Motor Bekas Pernah Punya Riwayat Masalah Kelistrikan

"Setiap komponen sudah disesuaikan dengan kebutuhan ampere sekring, jangan sekali-kali ganti sekring dengan lebih besar," sebut Apre yang bermarkas di Jl. Hankam, Bekasi.

Pastikan juga di dalam mobil tersedia sekring cadangan untuk antisipasi jika suatu waktu putus di jalan.

Nah, itulah risiko terburuk yang terjadi ketika kita memaksakan gunakan sekring dengan ampere lebih besar dari ketentuan.

YANG LAINNYA