Warga Jateng Pemilik Toyota Avanza Ini Kecewa, Pilih Jual Mobil Ketimbang Bayar Pajak

Irsyaad W - Kamis, 26 Februari 2026 | 11:30 WIB

Kondisi di Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Semarang II di Banyumanik, (24/2/26).

GridOto.com - Tarif pajak kendaraan di Jawa Tengah nampaknya sudah membuat warganya kecewa.

Alih-alih memanfaatkan diskon 5 persen yang berlaku sejak 20 Februari 2026, ada yang pilih menjual mobilnya.

Potongan 5 persen itu hingga kini nampaknya juga belum berefek signifikan.

Kantor Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Semarang II tampak masih sepi.

Pihak Samsat menilai, hal ini dikarenakan sebagian besar masyarakat cenderung belum menerima gaji bulanan.

Sementara itu, warga merasa kenaikan opsen sebesar 16,6 persen tidak sebanding dengan diskon yang diberikan.

Dodi (45), pemilik mobil Toyota Avanza mengaku kecewa dengan adanya kenaikan opsen.

Baca Juga: Bungkam Gerakan Stop Bayar Pajak, Diskon Pajak Kendaraan 5 Persen di Jateng Resmi Berlaku

Semula, dia biasa membayar pajak mobilnya senilai Rp 1,4 juta. Namun, kini dia harus membayar hampir Rp 2 juta.

Dodi juga sudah telanjur membayar sebelum diskon berlaku.

YANG LAINNYA