GridOto.com- Busi mobil yang mulai menurun performanya umumnya sudah menunjukkan gejala yang bisa dikenali sejak dini sebelum akhirnya menyebabkan mogok di jalan.
Kondisi ini berkaitan dengan melemahnya percikan api sehingga proses pembakaran di ruang mesin tidak berlangsung sempurna.
Dikutip dari laman resmi Suzuki Indonesia, dijelaskan bahwa salah satu gejala paling umum adalah mesin yang mulai sulit dihidupkan.
Busi yang sudah tidak optimal membuat proses starter membutuhkan waktu lebih lama karena pembakaran awal tidak langsung terjadi.
"Kalau busi sudah lemah, biasanya mesin jadi lebih susah dihidupkan karena pembakaran tidak maksimal," ujar
Baca Juga: Melepas Pasang Busi Mobil Saat Mesin Panas Berisiko, Ini Penjelasannya
Selain itu, akselerasi kendaraan juga terasa lebih berat karena tenaga mesin tidak keluar secara maksimal.
Respons pedal gas menjadi tertahan dan mobil terasa kurang bertenaga saat digunakan.
Gejala lain yang sering muncul adalah konsumsi bahan bakar yang menjadi lebih boros dari biasanya.
"Selain itu, konsumsi bahan bakar juga bisa lebih boros karena pembakaran nggak efisien," lanjutnya.
Baca Juga: Siap-siap Komponen ini Minta Ganti Kalau Ada Oli di Drat Busi
Hal ini disebabkan pembakaran yang tidak efisien sehingga mesin perlu bekerja lebih keras.
Pada kondisi tertentu, mesin juga bisa mengalami brebet atau pincang saat idle.
Getaran terasa tidak stabil dan suara mesin terdengar lebih kasar dari kondisi normal.
Jika tanda-tanda ini mulai muncul, sebaiknya segera lakukan pengecekan untuk mencegah kerusakan yang lebih serius.