Toyota Avanza Kena Tarif Golongan II di Gerbang Tol Krukut 3A, Pemilik Terima Ini

Irsyaad W - Rabu, 25 Februari 2026 | 09:35 WIB

Papan card reader menunjukan Toyota Avanza dikenai tarif golongan II di gerbang tol Krukut 3A

Menurut dia, petugas telah meminta maaf dan memberikan penjelasan kepada pengemudi terkait kesalahan klasifikasi.

Namun, pernyataan petugas diduga disalahpahami.

"Diduga ada kesalahpahaman, ketika petugas menyampaikan tidak bisa mengoreksi golongan dikarenakan pengemudi sudah menempelkan kartu ke reader, itu dianggap petugas menyalahkan pengemudi," terang Akhmad.

Sementara pihak pengelola memastikan insiden tersebut terjadi akibat gangguan pada alat pendeteksi golongan kendaraan otomatis.

Manajer Area Ruas Tol Cijago, Gilang Bagoes, menjelaskan Avanza tersebut seharusnya masuk golongan I dengan tarif Rp 28.500, yang merupakan akumulasi tarif Tol Cijago Rp 15.000 dan Tol Desari Rp 13.500.

Baca Juga: Heboh Kasus Toyota Avanza Masuk Golongan II di Tol Kelapa Gading, Ini Saran YLKI Buat Pengelola dan Konsumen

Namun, alat Automatic Vehicle Classification (AVC) saat itu mengalami kesalahan pembacaan sehingga Avanza terdeteksi sebagai golongan II.

"AVC saat itu kebetulan error membaca golongan kendaraan, namun kami juga menyiagakan petugas untuk antisipasi hal tersebut," kata Gilang saat dikonfirmasi, (24/2/26) menukil Kompas.com.

Gilang mengatakan, ketika kesalahan terdeteksi, petugas berupaya melakukan koreksi.

Namun, sistem tidak memungkinkan perubahan golongan setelah transaksi terjadi sehingga diperlukan perbaikan pada perangkat.

Pihak pengelola kemudian memanggil vendor peralatan tol untuk melakukan pengecekan dan perbaikan alat deteksi tersebut.

Meski terjadi kendala teknis, pengelola telah mengembalikan selisih tarif sebesar Rp 15.000 melalui top-up kartu uang elektronik pengguna pada pukul 02.43 WIB di hari yang sama.

Gilang mengimbau pengguna jalan tol, khususnya di ruas Cijago, untuk segera melapor jika mengalami kejadian serupa melalui call center 021-87750111 atau kepada petugas di gerbang tol.

"Jika hal serupa terjadi kembali, bagi pengguna jalan yang mengalami silahkan bisa melakukan klaim ke kami, jika masih berada di area gerbang bisa melaporkan ke petugas di gerbang," jelas Gilang.

"Pasti akan kami ganti atau kembalikan selisihnya," lanjut dia.

YANG LAINNYA