GridOto.com - Pada momen mudik lebaran 2026 ini akan dibuka 4 ruas jalan tol baru oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Bisa cari gratisan, karena pengguna yang melewati keempat ruas tol baru sepanjang 121,64 kilometer (Km) ini tidak akan dipungut biaya.
"Untuk fungsional gratis," kata Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono dalam diskusi publik Mudik Outlook 2026 Kompas TV di Menara Kompas, Jakarta Pusat, (27/1/26) lalu .
Rivan mengatakan, pembukaan tol fungsional dilakukan untuk membantu distribusi lalu lintas, terutama di titik-titik pertemuan arus kendaraan yang selama ini kerap menjadi sumber kepadatan.
Empat ruas tol fungsional yang akan dibuka tersebar di sejumlah koridor utama Jalan Tol Trans-Jawa dan jalur strategis lainnya.
Berikut rinciannya:
1. Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan)
Total panjang koridor 62 kilometer, dengan rencana pengoperasian fungsional sepanjang 54,75 kilometer, terdiri dari:
- Segmen Setu-Sukaragam sepanjang 10,50 kilometer,
- Segmen Sukaragam-Bojongmangu sepanjang 13 kilometer, dan
- Segmen Bojongmangu-Sadang sepanjang 31,25 kilometer.
Baca Juga: Bukan Arus Mudik, Tol Japek II Selatan Hanya Dibuka Saat Arus Balik Lebaran 2026
2. Jalan Tol Yogyakarta-Bawen
Memiliki panjang total 75,82 kilometer.
Pada Lebaran 2026, ruas yang akan difungsionalkan adalah Segmen Ambarawa-Bawen sepanjang 4,98 kilometer.
3. Jalan Tol Jogja-Solo
Panjang total koridor 96,57 kilometer.
Selain ruas yang sudah beroperasi bertarif, tol ini juga akan dibuka secara fungsional pada Segmen Prambanan-Purwomartani sepanjang 12,23 kilometer.
4. Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Tahap I Probolinggo-Besuki)
Rencana panjang tol fungsional mencapai 49,68 kilometer, meliputi:
- Segmen Gending-Kraksaan sepanjang 12,88 kilometer,
- Segmen Kraksaan-SS Paiton sepanjang 11,20 kilometer, dan
- Segmen SS Paiton-Besuki sepanjang 25,60 kilometer.
Baca Juga: Spesial, 13-29 Maret 2026 Jalan Tol dan Jalan Arteri Ini Steril Dari Truk Barang
Lebih lanjut, Jasa Marga memprediksi volume kendaraan yang melintas di jalan tol kelolaan perusahaan selama periode Lebaran 2026 mencapai sekitar 3,5 juta hingga 3,6 juta kendaraan, baik pada arus mudik maupun arus balik.
Rivan menjelaskan, sekitar 50 persen pergerakan kendaraan diperkirakan mengarah ke Jalan Tol Trans-Jawa, 29 persen ke arah Merak, dan sisanya ke arah Ciawi.
Dari jumlah kendaraan menuju Tol Trans-Jawa tersebut, sekitar 51 persen diproyeksikan sampai dengan Semarang, sementara sisanya melanjutkan perjalanan ke arah Cipularang.
"Ini adalah berdasarkan potret yang kami lihat dari tahun sebelumnya dan diprediksi juga dari arus kembali di tahun sebelumnya," kata Rivan.
Untuk mendukung pengelolaan lalu lintas, Jasa Marga mengandalkan pemantauan berbasis teknologi, mulai dari kamera di ruas tol dan jalan arteri, pengelolaan rest area, hingga sensor ketinggian air untuk mengantisipasi potensi banjir saat hujan.
Selain itu, masyarakat juga didorong memanfaatkan aplikasi Travoy untuk memantau kondisi lalu lintas secara real time, termasuk kepadatan ruas, ketersediaan rest area, serta kanal pelaporan apabila ditemukan gangguan di jalan tol.