Pecah Ban Kena Lubang Jalan, Pengemudi Mobil Ini Malah Ditilang Rp 1,6 Juta

Irsyaad W - Senin, 9 Februari 2026 | 18:00 WIB

Ilustrasi pecah ban mobil di jalan tol

GridOto.com - Insiden tak menyenangkan dialami seorang pengemudi mobil.

Ia ditilang dengan denda Rp 1,6 juta usai ban mobilnya pecah kena lubang jalan.

Peristiwa ini dialami warga Newton bernama Matt Fellows di Derbyshire, Inggris.

Matt menuturkan, ban mobilnya pecah setelah menabrak lubang di Cragg Lane, sehingga terpaksa berhenti di High Street, Kota Alfreton, yang merupakan arealarangan parkir.

Namun, di lokasi tersebut, petugas penegak hukum sipil justru mengeluarkan surat tilang parkir (Penalty Charge Notice/PCN) senilai 70 poundsterling (sekitar Rp 1,6 juta) yang ditempel di kaca depan mobil.

"Ini mengerikan, benar-benar mengerikan," ujar Matt kepada BBC, dikutip (7/2/26).

"Kami memang di tempat yang salah, tetapi itu karena mobil kami rusak. Rasanya sangat tidak menyenangkan ketika kembali dan melihat ada surat tilang di kendaraan." ucap Matt disitat dari Kompas.com.

Baca Juga: Pecah Ban di Jalan Tol Gagal Klaim Gara-gara Tak Ada Struk, Ini Kata Jasa Marga

Insiden bermula saat Matt dan pasangannya, Sadie Elliott, dalam perjalanan melewati Cragg Lane.

Mobil mereka melindas lubang yang cukup besar, tetapi saat itu keduanya belum menyadari kerusakan pada ban.

Ketika sedang berkendara di pusat Kota Alfreton, Matt menepi ke trotoar untuk memberi jalan bagi mobil polisi yang sedang melaju dengan lampu darurat menyala.

Di sanalah dinding ban yang sudah rusak akhirnya pecah.

"Kami tahu kami menabrak lubang. Terdengar suara keras saat itu, tetapi kami belum sadar ban rusak," ujarnya.

Meski sadar aturan lalu lintas tidak menyarankan pengemudi menaiki trotoar, Matt mengaku tidak mau menghalangi jalan bagi kendaraan darurat.

Mekanik yang memeriksa foto ban milik Matt menyebutkan kerusakan tersebut khas akibat lubang jalan.

Baca Juga: Wajib Tahu, Ini Syarat dan Prosedur Klaim Ganti Rugi Pecah Ban Mobil di Jalan Tol

Setelah ban meledak, Matt memanggil perusahaan servis untuk mengganti ban.

Sambil menunggu, Ia dan Sadie membeli minuman hangat di kafe karena udara sangat dingin.

Namun, ketika kembali ke mobil, mereka mendapati surat tilang parkir berwarna kuning tertempel di bagian depan kendaraan.

"Kami mengira ban kempis dan lampu hazard akan membuat petugas maklum, tapi ternyata tidak," tutur Matt.

Surat tilang dikeluarkan pada 23 Januari 2026, dan Matt langsung mengajukan banding.

BBC kemudian menghubungi Dewan Derbyshire County untuk mengonfirmasi insiden ini.

Juru bicara dewan, Charlotte Hill, yang menjabat sebagai anggota kabinet untuk urusan lubang jalan, jalan raya, dan transportasi, menyatakan PCN dikeluarkan karena mobil terlihat melanggar aturan pembatasan parkir di garis kuning, dan tidak ada orang di dalam kendaraan.

Baca Juga: Kuasai Keadaan, Lakukan Ini saat Mengalami Pecah Ban di Jalan Tol

Akan tetapi, setelah dilakukan peninjauan, dewan membatalkan surat tilang tersebut.

"Setelah meninjau bukti dalam kasus ini, kami akan membatalkan surat tilang dan memberitahu pihak terkait," ujar Charlotte Hill.

Lubang jalan menjadi isu besar dalam pemilu lokal di Derbyshire.

Data menunjukkan lebih dari 90.000 lubang telah diperbaiki sepanjang 2023, memicu julukan 'pusat lubang jalan Inggris' oleh sebagian warga.

Meski demikian, pihak dewan menyangkal label tersebut dan menyatakan mereka menggunakan metodologi perhitungan yang berbeda dari dewan lainnya.

Meski begitu, BBC melaporkan metode tersebut tidak sesuai dengan pedoman pemerintah.

Dewan juga menyebut Matt berhak mengajukan klaim kompensasi atas kerusakan ban, yang menghabiskan biaya 109,94 poundsterling (sekitar Rp 2,5 juta).

Namun, Matt mengaku enggan mengajukan klaim karena menganggap prosesnya rumit dan rawan ditolak.

"Sejauh yang saya tahu, prosesnya sangat rumit," ucap Matt.

Meski kecewa dengan tilang yang ia terima, Matt tetap bersyukur kejadian tersebut tidak terjadi di jalan tol yang hendak dilaluinya.

"Sejujurnya, kami cukup bersyukur kejadian itu terjadi di sini. Kalau di jalan tol M1, bisa jadi jauh lebih berbahaya," pungkasnya.

YANG LAINNYA