Berani Pasang Harga Rp 700 Jutaan, Suzuki Ungkap Daya Tarik eVitara

Wisnu Andebar - Jumat, 6 Februari 2026 | 16:45 WIB

Suzuki eVitara dijual mulai Rp 755 juta

GridOto.com - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) akhirnya resmi memasuki pasar mobil listrik murni di Indonesia lewat peluncuran Suzuki eVitara pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (5/2/2026).

SUV listrik pertama Suzuki di Tanah Air ini langsung dipasarkan di rentang harga Rp 700 jutaan, yakni Rp 755 juta untuk varian single-tone dan Rp 758 juta untuk varian two-tone (OTR DKI Jakarta).

Banderol tersebut menjadi bukti kepercayaan diri Suzuki saat mulai bersaing di segmen Battery Electric Vehicle (BEV).

Deputy 4W Sales & Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales, Dony Saputra, menyebut eVitara bukan sekadar produk baru, melainkan tonggak penting dalam perjalanan Suzuki di Indonesia.

“Apa yang menjadi daya tarik utama dari eVitara adalah konsumen bisa menjadi bagian dari sejarah Suzuki untuk memasuki kendaraan listrik. Ini merupakan kendaraan listrik pertama kami dalam strategi multi-pathway Suzuki,” ujar Dony di sela peluncuran.

Kepercayaan diri Suzuki memasarkan eVitara di kisaran Rp 700 jutaan juga didukung oleh basis konsumen loyal Suzuki di Indonesia, yang selama ini dikenal dekat dengan karakter produk-produk Suzuki.

“Kami yakin banyak pencinta dan pengguna Suzuki di Indonesia yang cukup loyal dengan keahlian Suzuki. Karena itu, setiap produk elektrik yang kami hadirkan harus memiliki nilai yang tinggi bagi konsumen,” lanjutnya.

Sebagai SUV listrik global, Suzuki eVitara mengusung konsep desain ‘High-Tech & Adventure’ dengan identitas visual Metal Beast.

Desain poligonal yang tegas memberi kesan futuristik sekaligus tangguh, sementara dimensinya dibuat proporsional untuk kebutuhan konsumen Indonesia, dengan panjang 4.275 mm dan wheelbase 2.700 mm.

Baca Juga: Suzuki Ikut Main di Mobil Listrik, Segini Harga eVitara di IIMS 2026

eVitara dibangun di atas platform khusus kendaraan listrik HEARTECT-e, yang dirancang untuk menghasilkan bobot lebih ringan, aerodinamika lebih baik, serta kekakuan bodi yang meningkat.

Struktur ini juga diklaim mampu meningkatkan kenyamanan melalui peredaman kabin yang lebih optimal.

Masuk ke kabin, nuansa modern langsung terasa lewat integrated display yang menggabungkan layar meter 10,25 inci dan layar sentuh 10,1 inci.

Sistem audio Infinity dengan subwoofer serta ambient light dengan beragam pilihan warna turut memperkuat kesan premium.

Dari sisi performa, Suzuki eVitara dibekali baterai Lithium Iron-Phosphate (LFP) berkapasitas 61 kWh.

Tenaga disalurkan ke roda depan melalui motor listrik bertenaga 128 kW dengan torsi 193 Nm yang terintegrasi dalam sistem eAxle.

“Energi dari baterai eVitara secara efisien disalurkan ke roda depan melalui motor listrik bertenaga 128 kW dan torsi 193 Nm, sehingga pengendara tetap merasakan keseimbangan antara performa yang responsif dan efisiensi konsumsi daya,” jelas Dony.

Untuk pengisian daya, eVitara sudah mendukung fast charging DC yang mampu mengisi baterai dari 15 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 50 menit.

Beragam mode berkendara dan pengaturan deselerasi juga disediakan untuk menyesuaikan karakter mobil dengan kebutuhan pengemudi.

Aspek keselamatan menjadi salah satu nilai jual utama di kelas harga ini.

Suzuki membekali eVitara dengan Suzuki Safety Support yang mencakup Adaptive Cruise Control, Lane Keep Assist, Dual Sensor Brake Support II, Blind Spot Monitor, hingga Rear Cross Traffic Alert. Seluruh varian juga telah dilengkapi tujuh airbag sebagai standar.

Suzuki memastikan eVitara sudah dapat dipesan dan mulai didistribusikan ke konsumen pada Februari 2026.

Untuk memberikan rasa aman, Suzuki menyiapkan paket purnajual berupa gratis suku cadang dan jasa perawatan berkala hingga 50.000 km atau 30 bulan, garansi baterai lithium selama 8 tahun atau 160.000 km, serta garansi kendaraan dan electric supply unit selama 5 tahun atau 100.000 km.

YANG LAINNYA