Tiga Pemuda Hobi Keluar Masuk Penjara, Lagi-lagi Tepergok Bobol Kunci Motor di Surabaya

Irsyaad W - Selasa, 3 Februari 2026 | 15:00 WIB

Tiga pemuda yang berkomplot maling motor dan ternyata semuanya residivis kasus sama baru dua bulan keluar penjara, kini ditangkap Unit Reskrim Polsek Wonocolo, Surabaya

Tahun 2020, Pelaku TA pernah ditangkap Anggota Polsek Pabean Cantikan Polres Pelabuhan Tanjung Perak karena kasus pencurian ponsel

Tahun 2022, juga pernah ditangkap Anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya karena kasus pencurian motor.

Atas kasus serupa yakni pencurian motor, pada tahun 2024, ia sempat ditangkap Anggota Satreskrim Polres Gresik.

Lalu, Pelaku RAA juga merupakan residivis karena terlibat kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu hingga ditangkap Anggota Satreskrim Polres Gresik.

Sedangkan, Pelaku MA juga merupakan residivis karena pernah ditangkap Polisi sebanyak tiga kali.

Baca Juga: BeAT Lenyap di Surabaya Ditemukan di Madura, Benda Mungil Ini Jadi Penyelamat

Tahun 2016 silam, dua kali terlibat kasus perampasan, di Kabupaten Pasuruan.

Kemudian, tahun 2024, pernah ditangkap Anggota Polres Gresik karena kasus pencurian motor.

"Para tersangka ini, merupakan residivis beberapa kali ditangkap polres wilayah Polda Jatim," pungkasnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan sempat menginterogasi ketiga tersangka di Mapolsek Wonocolo, beberapa waktu lalu.

Momen interogasi tersebut diunggah melalui akun resmi Instagram-nya (IG) @luthfie.daily, (24/1/26).

Bahwa, Tersangka TA mengaku pernah dipenjara sebanyak tiga kali.

Bahkan, dirinya secara sengaja terlibat aksi kriminalitas meskipun baru dua bulan keluar dari penjara.

"Iya pak 3 kali. Baru bebas 2 bulan. Saya enggak betah dipenjara pak," ujar TA sambil geleng-geleng kepala saat menjawab cecaran pertanyaan Kombes Pol Luthfie dalam unggahan @luthfie.daily, seperti yang dilihat TribunJatim.com, pada Sabtu (31/1/2026).

Luthfie sempat kaget mendengar jawaban dari para pelaku yang berkali-kali keluar masuk penjara.

Sampai, ia penasaran; apakah ketiganya sempat membuat perjanjian selama di rumah tahanan sebelumnya.

"2 bulan keluar, ketangkap lagi, ini di rutan kenalan bertiga," gumamnya ditengah prosesi interogasi terhadap para pelaku.

Bahkan, saking geramnya, Luthfie sampai berkelakar kalau ketiga pelaku kejahatan yang sudah bolak-balik dipenjara, kali ini ditahan dalam sel jeruji besi bawah tanah biar jera.

"Masukkan sel bawah tanah aja mereka," pungkasnya.

YANG LAINNYA