Ban Mobil Terasa Keras? Ini Faktor yang Bisa Mempengaruhinya

Fahmy Fauzy Muhammad - Sabtu, 31 Januari 2026 | 05:00 WIB

Ilustrasi ban mobil bekas

GridOto.com- Sebagian pemilik mobil mengeluhkan bantingan yang terasa keras saat berkendara.

Kondisi ini membuat perjalanan kurang nyaman karena guncangan jalan terasa hingga ke kabin.

Ban menjadi salah satu komponen utama yang paling berpengaruh terhadap karakter bantingan mobil.

Menurut Hendy, pemilik toko ban H&H di kawasan Pasar Mobil Kemayoran, tekanan angin ban yang terlalu tinggi menjadi penyebab paling umum.

“Kalau tekanan angin berlebih, ban jadi kaku dan tidak bisa meredam getaran dengan baik,” ujar Hendy.

Telapak ban mobil

Baca Juga: Terungkap, Arti dan Fungsi Bulatan Kuning dan Merah di Ban Mobil

Tekanan yang terlalu tinggi juga membuat bidang kontak ban dengan aspal menjadi lebih sempit.

Akibatnya, setiap permukaan jalan yang tidak rata akan langsung terasa ke suspensi dan bodi mobil.

Selain tekanan angin, usia ban juga memengaruhi tingkat kekerasannya.

Ban yang sudah tua atau aus akan mengalami pengerasan karet akibat proses oksidasi.

“Karet ban lama-lama getas, sehingga kemampuan redamnya menurun,” jelas Hendy.

Dwi Wahyu R./GridOto.com
Terungkap, Arti dan Fungsi Bulatan Kuning dan Merah di Ban Mobil

Baca Juga: Hal yang Enggak Boleh Dilakukan Pada Ban Mobil Saat Perjalanan Jauh

Faktor lain yang sering tidak disadari adalah jenis ban yang digunakan.

Ban dengan profil tipis atau jenis run flat tire memiliki dinding samping lebih kaku dibanding ban standar.

Untuk mencegah ban terasa keras, Hendy menyarankan rutin mengecek tekanan sesuai rekomendasi pabrikan dan memeriksa kondisi ban secara berkala.

YANG LAINNYA