Tanda Oli Sokbreker Depan Minta Diganti yang Jarang Orang Sadar

Isal - Jumat, 30 Januari 2026 | 18:15 WIB

Ilustrasi sokbreker depan motor bekas

GridOto.com - Seiring dengan pemakaian, oli sokbreker depan motor bisa rusak dan perlu diganti secara berkala.

Serupa dengan oli mesin, oli sokbreker motor juga bisa rusak dan mengalami perubahan kekentalan seiring pemakaian.

"Oli sokbreker motor itu seperti oli mesin juga, awalnya kental nanti lama enggak diganti bisa berubah menjadi lebih encer," kata Fajar, Pemilik bengkel spesialis sokbreker Berkah Fajar Motor kepada GridOto beberapa waktu yang lalu (01/26).

Oli sokbreker yang berubah jadi encer ini tentunya mempengaruhi performa atau bantingan sokbreker.

Baca Juga: Bikin Nyaman Perempuan Aktif, Ini 3 Manfaat Ganti Oli Sokbreker 6 Bulan Sekali

"Gejala umumnya itu membuat mainnya sokbreker jadi kurang nyaman," kata Fajar yang bengkelnya berada di Jalan Cagar Alam, Depok, Jawa Barat ini.

Misalnya sokbreker depan langsung kandas atau turun bahkan sampai ceper ketika motor baru dinaiki.

"Kemudian saat melewati jalan rusak atau polisi tidur, mudah sekali ngejedug (mentok)," ungkap Fajar.

Oleh karena itu, oli sokbreker depan perlu diganti secara berkala, minimal 5 bulan sekali menurut Fajar.

Isal/GridOto.com
Oli sokbreker juga ada usia pakainya

Baca Juga: Ramah di Kantong, Segini Biaya Servis Sokbreker Belakang Bawaan Motor

"Untuk motor pemakaian harian cukup lakukan pergantian oli sokbreker depan setiap 5 atau 6 bulan sekali," kata Fajar

"Kecuali untuk motor ojek online dan kurir sebaiknya ganti oli sokbreker lebih cepat lebih baik, misalnya  setiap 3 atau 4 bulan sekali karena kinerja sokbreker lebih berat dari motor harian," tutur pria asal Kuningan, Jawa Barat ini.

Jika sokbreker motor kalian mengalami gejala yang serupa sebaiknya periksa dulu kondisi olinya.

Kalau enggak ada gejala rembes, siapa tahu dengan mengganti olinya bantingan sokbreker kembali nyaman.

YANG LAINNYA