Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Jarum Indikator BBM Tak Pernah Turun, Resiko Mogok Mengintai

Ferdian - Jumat, 30 Januari 2026 | 22:00 WIB
Indikator bensin mobil
Honda
Indikator bensin mobil

GridOto.com - Indikator bahan bakar mobil yang selalu menunjukkan posisi penuh sering bikin pengemudi merasa aman.

Padahal, kondisi ini justru bisa menyimpan risiko serius kalau terjadi karena kesalahan pembacaan sensor.

Tak banyak yang paham, indikator penuh yang dimaksud bukan karena tangki benar-benar terisi penuh, tapi dikarenakan akibat error sistem.

Jika sensor volume BBM tidak bekerja akurat, pengemudi bisa salah memperkirakan sisa bahan bakar dan berujung pada mogok di tengah jalan.

Salah satu gangguan yang umum terjadi adalah indikator BBM tetap di posisi penuh meski isi tangki sudah berkurang.

Artinya, informasi yang diterima pengemudi tak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Pemilik bengkel Aha Motor Yogyakarta, Hardi Wibowo, menjelaskan kalau kondisi tersebut tidak selalu berarti kerusakan.

Dalam beberapa kasus, konsumsi BBM yang sangat irit atau mobil yang jarang dipakai bisa membuat jarum indikator tampak tak bergerak.

Baca Juga: Kalau Kurang, Hal Kecil Ini Malah Bisa Bikin BBM Mobil Jadi Boros

Namun, kemungkinan lain yang sering terjadi adalah fuel sender mengalami gangguan.

Fuel sender berfungsi membaca tinggi permukaan BBM di dalam tangki. Meski kerap disebut sensor, komponen ini sebenarnya bekerja menggunakan resistor variabel.

Ketika level BBM berubah, nilai hambatan listrik ikut berubah dan diterjemahkan menjadi informasi pada indikator bahan bakar di panel instrumen.

“Jika nilai tahanannya rusak atau terganggu, pembacaan indikator bisa jadi tidak akurat,” ujar Hardi melansir Kompas (28/4).

Menurut Hardi, sebelum mengganti komponen tersebut, pembersihan bisa menjadi langkah awal.

Kotoran yang menempel pada resistor bisa mengganggu aliran listrik, dan jika dibersihkan, sistem kadang kembali normal tanpa perlu penggantian.

Namun, bila kerusakan sudah parah, penggantian fuel sender tidak bisa dihindari. Masalahnya, tidak semua mobil menjual komponen ini secara terpisah.

Baca Juga: Servis Injektor Secara Rutin, Konsumsi BBM Mobil Jadi Lebih Irit

Pada beberapa model, fuel sender dijual satu paket dengan pompa bahan bakar dan filter.

“Biaya penggantiannya mulai sekitar Rp350 ribu hingga jutaan rupiah, tergantung jenis mobil. Untuk beberapa model seperti X-Trail atau Serena, penggantian harus satu set dengan pompa,” jelas Hardi.

Jika dibiarkan, indikator BBM yang selalu penuh bisa membuat pengemudi tidak menyadari bahan bakar telah habis, sehingga mobil berisiko mogok di perjalanan.

Karena itu, pengecekan dan perbaikan sebaiknya segera dilakukan.

Selain fuel sender, Hardi menambahkan bahwa gangguan juga bisa berasal dari panel speedometer atau sistem kelistrikan.

Untuk memastikan penyebabnya, pemilik kendaraan disarankan melakukan pemeriksaan menyeluruh di bengkel terpercaya.

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa