Penjualan Porsche 2025, Anjlok 10 Persen Dibanding 2024 Dengan Angka Segini

Irsyaad W - Jumat, 23 Januari 2026 | 22:15 WIB

Porsche Macan mencatat penjualan tertinggi di tahun 2025

GridOto.com - Dr. Ing. h.c. F. Porsche AG yang berbasis di Stuttgart, Jerman melaporkan hasil penjualan sepanjang 2025.

Agak sedih, total angka pengiriman mobil sport ke pelanggannya anjlok 10 persen dibanding tahun 2024.

Tercatat tahun 2025 kemarin Porsche hanya mengirimkan 279.449 unit mobil sport saja ke pelanggan.

Sedangkan tahun sebelumnya (2024), Porsce masih mencetak angka pengiriman 310.718 unit.

"Setelah beberapa tahun mencatatkan rekor, pengiriman kami pada tahun 2025 berada di bawah level tahun sebelumnya," kata Matthias Becker, Member of the Executive Board for Sales and Marketing Porsche AG dari siaran resminya, (19/1/26).

"Perkembangan ini sejalan dengan ekspektasi kami dan disebabkan oleh adanya kesenjangan pasokan untuk model 718 dan Macan bermesin pembakaran, permintaan yang terus melemah untuk produk-produk eksklusif di China, serta manajemen pasokan kami yang berorientasi pada nilai," ujar Becker.

Baca Juga: Dibekali Inovasi Balap Formula E, Porsche Cayenne Electric Bisa Tempuh 300 Km Modal Ngecas 10 Menit

"Pada tahun 2025, kami menghadirkan kendaraan-kendaraan yang luar biasa kepada pelanggan, seperti 911 Turbo S dengan sistem penggerak T-Hybrid."

Lebih lanjut, Becker mengatakan, respons terhadap peluncuran Cayenne Electric pada akhir tahun 2025 juga menunjukkan, Porsche memenuhi ekspektasi pelanggan melalui produk-produk yang inovatif dan berperforma tinggi.

Dengan total pengiriman sebanyak 84.328 unit, Macan menjadi lini model dengan penjualan tertinggi.

Amerika Utara tetap menjadi wilayah penjualan terbesar dengan 86.229 unit terkirim, angka yang sejalan dengan capaian tahun sebelumnya.

Selain itu, di tahun 2025, Porsche melakukan reposisi dan mengambil keputusan strategis produk yang berorientasi ke masa depan.

Komposisi pengiriman pada tahun 2025 menegaskan produsen mobil sport ini secara konsisten merespons preferensi pelanggan global dengan memperluas strategi drivetrain yang mencakup kendaraan bermesin pembakaran, plug-in hybrid, dan mobil listrik sepenuhnya.

Pada tahun 2025, sebesar 34,4 persen mobil sport Porsche yang dikirimkan secara global merupakan kendaraan elektrifikasi, meningkat 7,4 poin persentase, dengan 22,2 persen di antaranya berupa mobil listrik sepenuhnya dan 12,1 persen merupakan plug-in hybrid.

Baca Juga: Porsche Bawa Armada Supercar ke PUBG Mobile, 918 Spyder Jadi Primadona

Hal ini menempatkan porsi global kendaraan listrik sepenuhnya pada kisaran atas target 20 hingga 22 persen untuk tahun 2025.

Di Eropa, untuk pertama kalinya, lebih banyak kendaraan elektrifikasi yang dikirimkan dibandingkan model bermesin pembakaran murni, dengan porsi elektrifikasi mencapai 57,9 persen, di mana setiap kendaraan ketiga merupakan mobil listrik sepenuhnya.

Pada lini Panamera dan Cayenne, varian plug-in hybrid mendominasi angka pengiriman di Eropa.

Pada waktu yang sama, model 911 bermesin pembakaran dan varian T-Hybrid meraih catatan baru dengan total pengiriman global sebanyak 51.583 unit.

Dengan total pengiriman sebanyak 86.229 unit, Amerika Utara tetap menjadi wilayah penjualan terbesar, sama seperti pada tahun sebelumnya.

Setelah mencatatkan rekor pengiriman pada tahun 2024, kawasan Overseas and Emerging Markets juga secara umum mempertahankan level tahun sebelumnya dengan total 54.974 unit kendaraan terkirim, turun 1 persen.

Di benua biru (Eropa), tidak termasuk Jerman, Porsche mengirimkan 66.340 unit kendaraan hingga akhir tahun, turun 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: Bukan Cayenne, Ternyata Ini SUV Pertama Buatan Porsche Yang Bentuknya Mirip VW Safari

Di pasar domestik Jerman, sebanyak 29.968 pelanggan menerima pengiriman kendaraan baru, mencatatkan penurunan sebesar 16 persen.

Alasan penurunan di kedua wilayah tersebut antara lain adanya kesenjangan pasokan untuk model 718 dan Macan bermesin pembakaran sebagai dampak dari regulasi keamanan siber Uni Eropa.

Di Cina, sebanyak 41.938 unit kendaraan dikirimkan kepada pelanggan, turun 26 persen.

Alasan utama penurunan ini tetap terkait dengan kondisi pasar yang menantang, khususnya di segmen kendaraan mewah, serta tingkat persaingan yang intens di pasar Cina, terutama untuk model listrik sepenuhnya.

Macan Model Terlaris 2025

Pengiriman Macan mencapai total 84.328 unit, meningkat 2 persen, dengan versi listrik sepenuhnya menyumbang lebih dari setengah jumlah tersebut, yaitu sebanyak 45.367 unit.

Di sebagian besar pasar di luar Uni Eropa, Macan bermesin pembakaran tetap ditawarkan, dengan total pengiriman mencapai 38.961 unit.

Hingga akhir Desember, sebanyak 27.701 unit Panamera telah dikirimkan kepada pelanggan, turun 6 persen.

Baca Juga: Isinya Bikin Puas, Porsche Indonesia Bikin Pameran Keren di Jakarta Banyak Unit Istimewa

Ikon mobil sport 911 mencatatkan total 51.583 unit pengiriman hingga akhir tahun, meningkat 1 persen, sekaligus mencetak rekor pengiriman baru.

Model 718 Boxster dan 718 Cayman membukukan total pengiriman sebanyak 18.612 unit, turun 21 persen dibandingkan tahun sebelumnya seiring dengan penghentian lini model tersebut. Produksi berakhir pada Oktober 2025.

Taycan mencatatkan 16.339 unit pengiriman, turun 22 persen, terutama disebabkan oleh perlambatan adopsi elektromobilitas.

Sebanyak 80.886 unit Cayenne diserahkan kepada pelanggan pada tahun 2025, turun 21 persen, sebagian disebabkan oleh efek percepatan pengiriman pada tahun sebelumnya.

Cayenne listrik sepenuhnya yang baru merayakan world premiere pada bulan November, dengan pasar-pasar pertama mulai melakukan pengiriman kepada pelanggan mulai musim semi ini.

Model tersebut akan ditawarkan berdampingan dengan versi Cayenne bermesin pembakaran dan plug-in hybrid.

Sementara itu, Matthias Becker menyampaikan mengenai target di tahun 2026 ini.

Baca Juga: Hot Wheels Porsche 911 Hippie Hadir di Indonesia, Versi Diecast Bakal Dijual Terbatas

"Pada tahun 2026, kami memiliki fokus yang jelas, yaitu mengelola permintaan dan pasokan sesuai dengan strategi ‘value over volume’," tuturnya.

"Pada saat yang sama, kami merencanakan volume tahun 2026 secara realistis dengan mempertimbangkan penghentian produksi model 718 dan Macan bermesin pembakaran." paparnya.

Secara paralel, Porsche terus berinvestasi secara konsisten dalam strategi powertrain tiga pilar dan akan terus menginspirasi pelanggan dengan mobil sport yang unik pada tahun 2026.

Salah satu komponen penting dalam hal ini adalah perluasan penawaran personalisasi merek melalui Exclusive Manufaktur dan program Sonderwunsch.

Dengan langkah ini, perusahaan merespons meningkatnya keinginan pelanggan akan individualisasi.

YANG LAINNYA