Penjualan Porsche 2025, Anjlok 10 Persen Dibanding 2024 Dengan Angka Segini

Irsyaad W - Jumat, 23 Januari 2026 | 22:15 WIB

Porsche Macan mencatat penjualan tertinggi di tahun 2025

Hingga akhir Desember, sebanyak 27.701 unit Panamera telah dikirimkan kepada pelanggan, turun 6 persen.

Baca Juga: Isinya Bikin Puas, Porsche Indonesia Bikin Pameran Keren di Jakarta Banyak Unit Istimewa

Ikon mobil sport 911 mencatatkan total 51.583 unit pengiriman hingga akhir tahun, meningkat 1 persen, sekaligus mencetak rekor pengiriman baru.

Model 718 Boxster dan 718 Cayman membukukan total pengiriman sebanyak 18.612 unit, turun 21 persen dibandingkan tahun sebelumnya seiring dengan penghentian lini model tersebut. Produksi berakhir pada Oktober 2025.

Taycan mencatatkan 16.339 unit pengiriman, turun 22 persen, terutama disebabkan oleh perlambatan adopsi elektromobilitas.

Sebanyak 80.886 unit Cayenne diserahkan kepada pelanggan pada tahun 2025, turun 21 persen, sebagian disebabkan oleh efek percepatan pengiriman pada tahun sebelumnya.

Cayenne listrik sepenuhnya yang baru merayakan world premiere pada bulan November, dengan pasar-pasar pertama mulai melakukan pengiriman kepada pelanggan mulai musim semi ini.

Model tersebut akan ditawarkan berdampingan dengan versi Cayenne bermesin pembakaran dan plug-in hybrid.

Sementara itu, Matthias Becker menyampaikan mengenai target di tahun 2026 ini.

Baca Juga: Hot Wheels Porsche 911 Hippie Hadir di Indonesia, Versi Diecast Bakal Dijual Terbatas

"Pada tahun 2026, kami memiliki fokus yang jelas, yaitu mengelola permintaan dan pasokan sesuai dengan strategi ‘value over volume’," tuturnya.

"Pada saat yang sama, kami merencanakan volume tahun 2026 secara realistis dengan mempertimbangkan penghentian produksi model 718 dan Macan bermesin pembakaran." paparnya.

Secara paralel, Porsche terus berinvestasi secara konsisten dalam strategi powertrain tiga pilar dan akan terus menginspirasi pelanggan dengan mobil sport yang unik pada tahun 2026.

Salah satu komponen penting dalam hal ini adalah perluasan penawaran personalisasi merek melalui Exclusive Manufaktur dan program Sonderwunsch.

Dengan langkah ini, perusahaan merespons meningkatnya keinginan pelanggan akan individualisasi.

YANG LAINNYA