Jangan Sampai Mogok, Kenali Ciri Busi Motor Bekas Minta Diganti

ARSN - Rabu, 21 Januari 2026 | 19:45 WIB

Ilustrasi busi Motor bekas

GridOto.com – Jangan tunggu mogok dulu baru ganti busi di motor bekas kesayangan ya gaes.

Ini ciri-cirinya kalau busi di motor kalian sudah minta diganti.

Yap, busi jadi salah satu part penting dari proses pembakaran di mesin motor.

Seiring pemakaian, busi motor ini kinerjanya akan menurun.

Nah, kapan sih sebaiknya busi motor itu harus diganti?

“Sebenarnya untuk memeriksa kondisi busi ada dua acara yaitu dari kondisi fisik dan capaian kilometer,” buka Technical Support PT Nittera Mobility Indonesia produsen busi NGK, Diko Oktaviano.

Menurutnya pengecekan fisik busi mengharuskan bikers harus membuka busi.

Memang agak repot, untuk gampangnya kalian bisa berpatokan pada capaian kilometer.

“NGK menyarankan untuk ganti busi setiap 6.000 Km pemakaian,” kata Diko.

busi mengalami keausan

Angka 6.000 Km untuk jadwal berkala ganti busi motor bukannya mengada-ada.

“Ganti busi per 6.000 km itu adalah hasil riset kami (NGK Busi Indonesia) dengan pabrikan motor dan mobil,” jelas Diko.

Ganti busi motor per 6.000 km ini bisa diterapkan juga untuk pengemudi ojek online.

“Taruhlah setiap perjalanan memakan jarak 10 km, ganti busi motor per 6.000 km ini sudah ideal untuk pengemudi ojek online,” jelas Diko.

“Daripada lagi bawa penumpang tiba-tiba motor mogok akibat busi enggak pernah diganti, kan enggak enak juga,” pungkasnya.

Nah, itulah mengapa kalian wajib melakukan ganti busi secara berkala.

Sebab, busi yang kerjanya tidak optimal juga bisa mempengaruhi performa mesin dan juga konsumsi bahan bakar.

Baca Juga: Begini Cara Gampang Membuka Baut Yang Berkarat Di Motor Bekas

YANG LAINNYA