Tolak Perang Harga Mobil Baru, Polytron Pilih Jalur Konservatif di Indonesia

Naufal Shafly - Selasa, 20 Januari 2026 | 19:05 WIB

Polytron G3+ sebagai mobil pertama Polytron. (Naufal Shafly - )

GridOto.com – Persaingan di segmen mobil baru Indonesia, khususnya EV, kian ketat.

Hampir setiap bulan model baru bermunculan dengan harga yang semakin agresif.

Namun, di tengah situasi tersebut, Polytron mengaku akan menerapkan strategi konservatif untuk pasar mobil baru Tanah Air.

Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo, mengatakan pihaknya tidak mau menargetkan pertumbuhan yang besar.

Sebaliknya, Polytron ingin berkembang langkah demi langkah sambil terus mengedukasi konsumen di Tanah Air.

“Tahun ini kami memang tidak menargetkan pertumbuhan yang besar, kami memilih berkembang secara konservatif,” ujar Tekno di Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Ia menambahkan, fokus perusahaan saat ini adalah membangun fondasi bisnis yang kuat sekaligus mengedukasi konsumen agar memilih mobil listrik berdasarkan kebutuhan, bukan semata karena harga murah.

“Tidak semua mobil listrik yang murah itu bagus dan sesuai dengan kondisi Indonesia. Kalau ikut perang harga, tidak akan ada habisnya. Yang lebih penting adalah apakah produknya sesuai dengan kebutuhan konsumen,” jelasnya.

Siapkan Infrastruktur, Bukan Kejar Volume

Baca Juga: Polytron Fox 350 Jadi Varian Motor Listrik Praktis untuk Pekerja Kantoran