Sementara, untuk wilayah dengan kondisi jalan lebih menantang, Sailun menyiapkan ban all-terrain yang dirancang menghadapi permukaan jalan kompleks.
Adapun untuk kebutuhan industri dan area kerja ekstrem, tersedia ban heavy-duty dengan ketahanan tinggi.
Selain itu, Sailun juga melakukan penyesuaian teknis pada material ban agar lebih sesuai dengan kondisi iklim Indonesia yang panas dan lembap.
“Tim R&D kami secara khusus menyesuaikan kompon karet dan desain tapak ban dengan iklim panas dan lembap di Indonesia, sehingga meningkatkan daya cengkeram di jalan basah dan ketahanan pada suhu tinggi,” lanjutnya.
Melalui pendekatan tersebut, Sailun optimistis produknya tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga diterima oleh konsumen Indonesia yang memiliki kebutuhan mobilitas beragam.
Langkah ini sekaligus menegaskan keseriusan Sailun dalam menjadikan Indonesia sebagai pasar strategis di kawasan Asia.