GridOto.com - Honda baru saja membatalkan tiga proyek mobil listrik (EV) barunya untuk pasar Amerika Utara yang sebelumnya direncanakan bakal menjadi ujung tombak penjualan.
Keputusan ini diambil seiring dengan langkah perusahaan Jepang terbut yang mengkaji ulang rencana elektrifikasinya di tengah lesunya permintaan EV di pasar global.
Ketiga kendaraan tersebut adalah Honda 0 Saloon dan 0 SUV yang berdesain anti mainstream, serta crossover Acura RSX.
Melansir dari Carscoops, membatalkan ketiga proyek tersebut di tahap yang sudah sejauh ini berarti pukulan finansial yang besar bagi Honda.
Perusahaan menyatakan akan mencatat pengeluaran dan kerugian sekitar 2,5 triliun yen atau sekitar Rp 265,75 triliun (kurs 1 yen = Rp 106,3 per 13 Maret 2026) akibat putar haluan ini.
“Dalam rangka memperbaiki situasi pendapatan saat ini secepat mungkin, Honda mempertimbangkan berbagai opsi; namun, setelah pertimbangan matang, perusahaan mengambil keputusan untuk membatalkan pengembangan dan peluncuran pasar tiga model EV yang telah direncanakan untuk diproduksi di AS, yaitu Honda 0 SUV, Honda 0 Saloon, dan Acura RSX.
Honda menyimpulkan bahwa memulai produksi dan penjualan ketiga model ini di lingkungan bisnis saat ini, di mana permintaan EV menurun secara signifikan, kemungkinan besar akan mengakibatkan kerugian lebih lanjut dalam jangka panjang.” tulis Honda dalam keterangan resminya.
Dari trio tersebut, 0 Saloon adalah sorotan utamanya. Mobil listrik ini terlihat seperti hasil perpaduan antara Lamborghini Gallardo dan minivan bernuansa futuristik.
Baca Juga: City Hatchback Tidak Lanjut, Momen Untuk Hadirkan Honda Jazz Hybrid?
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR