Insentif Otomotif 2026 Makin Jauh, Pemerintah Fokus Pengembangan Mobil Nasional

Irsyaad W - Jumat, 16 Januari 2026 | 16:40 WIB

Ilustrasi: insentif Impor utuh mobil listrik berakhir 31 Desember 2025 (Irsyaad W - )

GridOto.com - Insentif pemerintah untuk sektor otomotif di tahun 2026 ini nampaknya makin jauh.

Karena menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, pemerintah ingin fokus ke pengembangan mobil nasional Indonesia.

Formalnya, Airlangga menyebut pemerintah masih akan melakukan peninjauan terhadap kebijakan insentif di sektor otomotif 2026.

Menurutnya, pemerintah telah menggelontorkan insentif selama dua tahun terakhir dengan nilai mencapai Rp 7 triliun.

"Otomotif silakan direview karena otomotif sudah kita berikan insentif selama dua tahun terakhir dan nilainya Rp 7 triliun. Arahan sekarang, investasi di sektor otomotif terutama EV sudah meningkat," ujar Airlangga dalam acara IBC Business Outlook 2026 di Hotel Mulia, (14/1/26) dilansir dari Kompas.com.

Airlangga mengklaim, insentif tersebut terbukti mendorong peningkatan investasi, khususnya di sektor kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

Sejumlah produsen otomotif global telah merealisasikan investasi di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Riset UI Ungkap Insentif Mobil Hybrid Lebih Untungkan Negara Ketimbang Mobil Listrik

Toyota
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto kunjungi Booth Toyota, apresiasi era baru New Veloz Hybrid EV

Menurut dia, beberapa merek otomotif asing telah masuk dan menanamkan modal di Indonesia.