GridOto.com - Ladies, jika kalian pakai motor buat harian jangan lupa ganti oli mesin secara berkala.
Sebab, penggantian oli mesin secara berkala bisa bikin komponen di mesin motor kamu awet, dan tidak perlu keluarkan uang untuk perbaikan.
Namun sayangnya, masih banyak nih diantara ladies sayang sering lupa ganti oli mesin motor bahkan sampai kering!
Padahal, untuk tahu oli mesin perlu diganti kamu enggak perlu datang ke bengkel, kok.
Kamu bisa mengetahui kapan oli mesin harus diganti hanya melalui suara mesin motornya saja.
Baca Juga: Ini Efeknya Pakai Oli Mesin Untuk Motor Yamaha di Motor Honda
"Gejala oli mesin motor harus diganti ditandai dengan munculnya suara kasar dari mesin," buka Banyu Sasongko, Pemilik toko dan bengkel Beprolube kepada GridOto beberapa waktu yang lalu.
Suara kasar ini jadi tanda oli mesin sudah tidak maksimal menjalankan fungsi pelumasannya.
Selain itu, oli yang minta diganti juga akan membuat kamu merasa tarikan motor lebih berat dibandingkan normalnya.
"Mesin terasa lebih berat dibandingkan biasanya juga jadi ciri oli mesin minta diganti," kata pria yang akrab dipanggil Bayu ini.
Nah, gejala tadi juga akan membuat kerugian bagi kalian yang membiarkan kondisi oli mesin yang sudah minta diganti.
Baca Juga: Ganti Oli Mesin Mobil Tapi Malas Ganti Filter Oli, Ini Risikonya
Saat tarikan mesin sudah terasa lebih berat, ladies akan membuka gas lebih dalam untuk membuat motor berakselerasi.
Tentunya kondisi ini malah bikin konsumsi bensin jadi lebih boros dari biasanya.
Normalnya, oli mesin akan menyentuh dip stick pada tutup lubang pengisian oli jika volumenya masih sesuai anjuran.
Namun kalau ladies termasuk orang kurang peka dengan perubahan kondisi pada motor, bisa pakai patokan jarak tempuh atau waktu saja.
Pabrikan sarankan ganti oli mesin setiap 3.000 km atau setiap 3 bulan jika motor jarang digunakan.