Ini Efeknya Pakai Oli Mesin Untuk Motor Yamaha di Motor Honda

Mohammad Nurul Hidayah - Rabu, 7 Januari 2026 | 11:15 WIB

Oli mesin jenis ini bikin konsumsi bbm semakin irit (Mohammad Nurul Hidayah - )

Gridoto.com - Untuk Anda pemilik motor yang ingin melakukan perawatan seperti penggantian oli mesin secara berkala, jangan asal dalam memilih oli mesin pengganti.

Pasalnya, masing-masing pabrikan sudah memiliki rekomendasi oli mesin yang spesifik untuk model yang dipasarkan.

Seperti untuk pemilik skutik Honda, ternyata tidak dianjurkan menggunakan oli mesin untuk skutik Yamaha.

Pasalnya, secara spesifikasi antara oli mesin yang digunakan skutik Honda dan Yamaha itu berbeda.

"SAE atau kekentalan pada oli mesin untuk skutik Yamaha dan Honda itu berbeda," ungkap Mulianto, Senior Analyst PCO & Specialties PT Pertamina Lubricants yang pasarkan oli mesin motor merek Pertamina Enduro kasih penjelasan.

Baca Juga: Ganti Oli Mesin Mobil Tapi Malas Ganti Filter Oli, Ini Risikonya

Untuk skutik keluaran Honda sendiri menggunakan oli mesin dengan SAE 10W-30.

Sedangkan skutik Yamaha pakai SAE 10W-40 yang artinya lebih kental dari oli mesin untuk skutik Honda.

Nah, menurut Mulianto penggunaan oli mesin yang lebih kental dari anjuran bisa memunculkan beberapa efek negatif pada mesin.

Nurul/Gridoto
Mulianto, Senior Analyst PCO & Specialties Pertamina Lubricants

"Pastinya tarikan mesin akan menjadi lebih berat karena olinya lebih kental. Konsumsi bahan bakar juga bisa lebih boros," yakinnya.

Ini bisa terjadi karena saat pakai oli mesin yang lebih kental, otomatis kerja mesin menjadi lebih berat dari normalnya.

Baca Juga: Ternyata Ini Fungsi Ring Yang Ada Di Baut Pembuangan Oli Motor Bekas

Menariknya, menurut Mul saat ini juga tidak sedikit pemilik motor yang lebih suka pakai oli mesin yang lebih kental dari anjuran pabrikan.

Pasalnya, selain berisiko memunculkan beberapa efek negatif tadi, ada efek lain yang terkadang disukai pemilik motor saat pakai oli mesin yang lebih kental.

"Karena oli mesinnya lebih kental, suara mesin jadi terdengar lebih halus. Beberapa orang nyaman dengan hal itu," tuturnya.

Meski begitu, Mul tetap sarankan pemilik motor gunakan spesifikasi oli mesin yang sesuai dengan anjuran engine maker atau pabrikan.

Dengan begitu mesin bisa bekerja lebih optimal dan mendapatkan daya tahan sesuai dengan klaim setiap pabrikan.