Vario Pegawai Kemenag Kandas Hitungan Menit, Uang Tunai di Bagasi Kebawa

Ferdian - Jumat, 12 Desember 2025 | 21:30 WIB

Honda Vario pegawai Kemenag Lamongan jadi target maling

GridOto.com - Aksi tukang gondol motor di Lamongan mulai merebak lagi.

Kali ini targetnya adalah seorang tenaga PPPK Kemenag Lamongan.

Honda Vario 125 nopol S 3621 SN milik korban Edy Prawoto (31) berujung kandas.

Kejadian bermula ketika ia sedang membeli engsel di toko bangunan UD Rimba Alam di Jalan Veteran, Rabu (10/12/2025) siang.

"Saya baru masuk toko, belum sampai satu menit," kata Edy, Kamis (11/10/2025).

Pelaku begitu cepat membawa kabur motor korban.

Edy sempat melihat dan berteriak maling-maling, namun tidak ada yang membantu menolong.

"Ada satu orang yang mengejar, tapi sudah kehilangan jejak," tambahnya.

Baca Juga: Pelaku Maling Motor Ini Selalu Pesan Ojek Online Tiap Berhasil Petik Target, Ini Tujuannya

Apa kunci kontak masih menempel? diakui kunci kontak menempel, karena ia pikir keperluannya sebentar, hanya membeli engsel.

Toh motor diparkir tidak jauh dari tempat ia masuk toko.

Tapi apa daya takdir berkata lain.

Korban memastikan pelaku dua orang, satu orang di motor dan seorang pelaku lainnya yang eksekusi membawa kabur motor miliknya.

Pelaku kabur membawa motor warna kombinasi hitam merah itu ke arah utara Jalan Veteran.

"Saya sempat teriak," katanya melansir TribunMadura.

Korban tidak hanya kehilangan motor satu-satunya yang ia pakai berangkat kerja setiap hari ke kantor.

Uang Rp 2 juta dalam jok milik Kemenag untuk membayar sewa terop juga ikut amblas.

Total kerugian akibat kejadian ini, korban mengaku menderita kerugian sebesar Rp 16 juta.

Terinci harga motor Rp 14 juta dan uang kantor Rp 2 juta.

Baca Juga: Teror Maling Motor Ala Setan di Sukabumi, Baru 5 Detik Lenyap Tak Berbekas

Insiden yang dialami korban dilaporkan ke SPKT Mapolres Lamongan.

Dan sejauh ini belum ada informasi motor korban ditemukan.

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid dikonfirmasi mengatakan, polisi telah melakukan penyelidikan untuk mengungkap dan menemukan jejak pelaku.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk mengunci motornya saat parkir, meski ditinggal hanya untuk kepentingan yang singkat.

"Ini pembelajaran, korban meninggalkan kunci kontaknya di motor," kata Hamzaid.

Ditambahkan, polisi tetap melakukan pengembangan penyelidikan. Masyarakat yang barangkali menemukan jejak pelaku bisa melapor ke polisi terdekat.

YANG LAINNYA