GridOto.com - Rezeki masih hinggap ke ibu Guru bernama Hermin Yanti (39) asal desa Tengket, Arosbaya, Bangkalan, Madura, Jawa Timur.
Honda Scoopy miliknya yang sempat berubah jadi uang Rp 3 juta bisa kembali ke pelukannya lagi.
Scoopy tersebut dikembalikan Polres Bangkalan setelah jadi korban penyakit sahabat lama suami kumat.
Yup, motor matic Honda tersebut sempat hilang dibawa kabur sahabat lama suaminya dan digadaikan Rp 3 juta.
Pelaku, diketahui bernama Fuad Amin (34), warga Desa Janteh, Kecamatan Kwanyar, yang merupakan sahabat lama suami korban dan sering menginap di rumah mereka.
Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi menjelaskan, pelaku awalnya bermaksud meminjam uang kepada korban.
Namun karena permintaannya tidak dikabulkan, pelaku merasa kecewa dan menyusun niat jahat.
Baca Juga: Pemilik Honda Scoopy Ini Dapat Keajaiban Besar, Senyum di Kantor Polisi Setelah 6 Tahun Marah
"Pelaku ini sudah sangat akrab dengan korban dan sering menginap. Saat itu, pelaku menginap lagi di rumah korban," ujar Hafid, (20/7/25) mengutip Kompas.com.
Saat malam tiba, pelaku yang masih terjaga mencari korek api untuk merokok.
Di meja kamar anak korban, ia menemukan korek dan kunci motor, yang kemudian memicu niat mencuri.
"Motor itu lalu dibawa kabur oleh pelaku dan keesokan harinya langsung digadaikan," tambah Hafid.
Kepada polisi, pelaku mengaku menggadaikan motor tersebut seharga Rp 3 juta dan menggunakan uangnya untuk kebutuhan diri dan keluarganya.
Dari hasil penyelidikan, diketahui Fuad merupakan residivis.
Ia pernah dipenjara selama dua tahun atas kasus penggelapan Yamaha NMAX pada tahun 2022, dengan modus pura-pura test ride.
Baca Juga: Viral Video 36 Detik Pria Bermasker Bondowoso, Melangkah Senyap Petik Scoopy
"Saat itu, pelaku membawa kabur motor korban dengan berpura-pura test ride," ungkap Hafid.
Fuad kini kembali harus mendekam di penjara.
Ia dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang ancaman hukumannya maksimal tujuh tahun penjara.
Sementara itu, bu guru Yanti menyampaikan rasa syukurnya karena motornya berhasil ditemukan dan dikembalikan oleh polisi.
"Alhamdulillah motor saya bisa kembali. Terima kasih pada Polres Bangkalan dan semoga hal ini tidak lagi terjadi," ujarnya.